Utang Luar Negeri RI Paling Besar di ASEAN

Tim Detikcom - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2020 15:35 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Utang luar negeri Indonesia menduduki peringkat nomor 1 terbesar di antara negara-negara berpendapatan rendah-menengah di regional Asia Tenggara. Hal tersebut tertuang dalam laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional yang dirilis Bank Dunia.

Dikutip dari IDS 2021, Selasa (13/10/2020), laporan tersebut mencakup data utang negara-negara berpendapatan rendah-menengah hingga tahun 2019. Utang luar negeri Indonesia menempati posisi nomor 1 terbesar di antara Filipina, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam.

Perlu diketahui, IDS 2021 hanya melampirkan data utang dari negara-negara berpenghasilan rendah-menengah. Sehingga, dalam laporan itu Bank Dunia tidak melampirkan data Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura.

Utang luar negeri Indonesia mencapai US$ 402,08 miliar atau sekitar Rp 5.940 triliun (kurs Rp 14.775) pada tahun 2019. Angka tersebut naik 5,9% dari posisi utang tahun 2018 yakni sebesar US$ 379,58 miliar atau sekitar Rp 5.608 triliun.

Adapun daftar negara-negara Asia Tenggara yang berpendapatan rendah-menengah dengan utang luar negeri terbesar pada tahun 2019 sebagai berikut:
1. Indonesia US$ 402,08 miliar atau sekitar Rp 5.940 triliun.
2. Thailand US$ 180,23 miliar atau sekitar Rp 2.662 triliun.
3. Vietnam US$ 118.49 miliar atau sekitar Rp 1.750 triliun.
4. Filipina US$ 83,66 miliar atau sekitar Rp 1.236 triliun.
5. Laos US$ 16,68 miliar atau sekitar Rp 246 triliun
6. Kamboja US$ 15,32 miliar atau sekitar Rp 226 triliun
7. Myanmar US$ 11,11 miliar atau sekitar Rp 164 triliun
8. Timor-Leste US$ 203,4 juta atau sekitar Rp 3 triliun.

Secara keseluruhan, utang luar negeri ke-8 negara Asia Tenggara tersebut mencapai US$ 827,79 miliar atau sekitar Rp 12.230 triliun. Angka ini meningkat 6,4% dari posisi utang luar negeri ke-8 negara tersebut pada tahun 2018 yakni sebesar US$ 777,68 miliar atau sekitar Rp 11.490 triliun.



Simak Video "Utang Luar Negeri Indonesia Tumbuh 4,1% Jadi Rp 6.104 T"
[Gambas:Video 20detik]
(upl/zlf)