ShopeePay Talk: Strategi Steak 21 Pertahankan Bisnis Saat Pandemi

Inkana Putri - detikFinance
Sabtu, 17 Okt 2020 12:52 WIB
Shopeepay
Foto: Screenshot/detikcom
Jakarta -

Pandemi COVID-19 cukup berdampak besar terhadap berbagai sektor di Indonesia, termasuk para pelaku usaha. Bukan hanya para UMKM, para pemilik bisnis F&B besar pun juga mengalami dampak dan tantangan selama pandemi.

Di awal pandemi, adanya pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat beberapa bisnis terpaksa tutup sehingga mengakibatkan penurunan omzet yang drastis. Terkait hal ini, ShopeePay menghadirkan ShopeePay Talk sebagai wadah untuk berbagi informasi dari perspektif bisnis secara ringan, trendy, dan insightful.

"Ini memang acara pertama ShopeePay Talk, kita bikin acara ini tujuannya adalah sebagai suatu inisiasi untuk menyediakan tempat bagi pelaku bisnis untuk saling berbagi inspirasi dan informasi. Apalagi di tengah pandemi sekarang, pasti semua bisnis menghadapi challenge masing-masing, jadi pelaku bisnis harus semakin berubah dan berinovasi," ujar Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay Eka Nilam Dari dalam webinar 'ShopeePay Talk: Bertumbuh Lewat Bisnis Delivery Online Bersama Steak 21', Jumat (16/10/2020) kemarin.

Di episode pertamanya, ShopeePay Talk mengundang restoran steak legendaris Steak 21, yang berbagi kiat menghadapi tantangan selama pandemi COVID-19, terutama lewat digitalisasi dan memanfaatkan layanan delivery online.

Marketing Manager Steak 21 Lilis Musliawati mengatakan pandemi COVID-19 memberi dampak yang besar terhadap keberlangsungan bisnis Steak 21. Hal ini mengingat seluruh mal harus tutup sehingga penjualan Steak 21 mengalami kendala.

"Untuk dampak ke Steak 21, itu sangat-sangat berdampak karena Steak 21 semua outletnya ada di mal, dan mall-nya tutup. Walaupun ada mal yang buka, hanya untuk layanan delivery atau take away," katanya.


Guna mempertahankan bisnis di tengah pandemi, Lilis mengatakan pihaknya berinovasi dan beralih ke layanan delivery online. Namun, hal ini ternyata juga memberikan berbagai tantangan tersendiri mulai dari struktur delivery, promosi, hingga pembayaran.

Untuk struktur delivery, Lilis mengaku mengalami kendala karena tidak adanya hotline, sehingga pihaknya memanfaatkan platform WhatsApp untuk melayani customer, yang terbagi per wilayah dan per operator. Sementara itu agar kualitas steak tetap terjaga, pihaknya memanfaatkan kemasan alumunium foil sehingga customer tetap bisa memanaskan kembali di microwave atau oven.

"Akhirnya kami bangun struktur delivery-nya dulu. Dari delivery, kami sudah dapat solusi bagaimana customer melakukan kontak dari nomor WhatsApp, dan kami push dengan media sosial kami. Lalu dari delivery, untuk produk kami itu nggak ada masalah karena kami gunakan alumunium foil untuk menjaga suhu dari daging itu sendiri," katanya.

Tak hanya itu, Lilis menjelaskan juga sempat mengalami kendala dari segi pembayaran, terlebih selama pandemi Pemerintah menganjurkan untuk melakukan contactless payment. Lilis mengatakan Steak 21 tidak menyediakan mesin EDC wireless sehingga tidak memungkin untuk membawa mesin EDC bagi customer yang ingin membayar dengan kartu debit atau kredit.

"Dan kalau dengan cash, itu ada contact sedangkan harus cashless. Kalau contact, berarti kami membahayakan kesehatan karyawan kami. Itu aset kami tentunya. Kalau sampai (COVID-19) menyebar di Steak 21, outlet juga harus tutup pastinya," imbuhnya.

Sampai akhirnya Lilis mengatakan pihaknya sempat menggunakan cara lain yakni dengan sistem transfer. Namun, hal ini terkendala dengan lamanya waktu pengecekan mutasi dan keraguan customer terkait nomor rekening yang digunakan, yang tentunya akan berakibat terhadap pelayanan.


Di pertengahan pandemi, Steak 21 akhirnya berkolaborasi dengan ShopeePay menghadirkan pembayaran melalui ShopeePay. Lilis menjelaskan adanya fitur pembayaran ShopeePay menjadikan sistem pembayaran layanan delivery online menjadi lebih mudah.

"Di Rumah Aja Bareng ShopeePay di pertengahan pandemi jadi penyempurna struktur layanan delivery Steak 21. Jadi sudah sempurna sebenarnya dengan ShopeePay, hanya tinggal dari staff outlet masukan nominal transaksi, kirim linknya, customer hanya tinggal klik bayar saja, lalu otorisasi, keluar struknya, selesai. Jadi semua terjawab," ungkapnya.

Bukan hanya mempermudah pembayaran, Lilis mengatakan Steak 21 juga dapat memaksimalkan layanan delivery online melalui promo yang diberikan ShopeePay. ShopeePay juga menyediakan teknologi dan platform yang memungkinkan pemesanan dari merchant favorit lewat tautan khusus. Selain itu, ShopeePay juga mempromosikan para merchant sehingga saat ada customer yang pesan, pihaknya langsung memaksimalkan penjualan mulai dari up selling, promosi, memberikan diskon, dan lainnya.

"Jadi, kami harus memanfaatkan layanan yang ada karena dine ini tidak boleh sehingga kami harus memaksimalkan. Kami menghadirkan promo karena ShopeePay pertama kali hadir sudah promo dengan cashback 30% dengan maksimum Rp 20.000 saat itu," ujarnya.

Selain menghadirkan kemudahan bagi para merchant-nya, saat ini ShopeePay juga menghadirkan kampanye Di Rumah Aja Bareng ShopeePay. Adapun kampanye ini merupakan komitmen ShopeePay dalam menjawab tantangan PSBB ketat yang diberlakukan sejak 11 September lalu.


"Pastinya buat kami, bagaimana kita bisa terus berkomitmen untuk memberikan layanan dan kelancaran bisnis selama PSBB ini sehingga partner kami bisa lebih dekat dengan pelanggan setia, dan bertahan di masa sulit ini. Apalagi bisnis F&B harus mengurangi aktivitas dine in," katanya.

Tidak hanya pembayaran digital, Eka mengatakan ShopeePay juga berpartisipasi lewat berbagai program menarik dan berbagai kanal komunikasi.

"Lewat kampanye Di Rumah Aja Bareng ShopeePay ini, kita berikan cashback sampai dengan 30%. Dan kita juga memberikan exposure tambahan dari beberapa saluran ShopeePay seperti banner di aplikasi Shopee, kita push juga di Instagram ShopeePay, dan push notification yang dikirimkan langsung untuk para user ShopeePay," kata Eka.

Eka juga berharap dengan adanya ShopeePay Talk bisa membantu para pelaku bisnis agar tetap bisa berinovasi dan bertahan di tengah pandemi saat ini.

"Kami berharap para pelaku bisnis dapat mendapatkan informasi dan insight yang bermanfaat dari sesi ini. ShopeePay Talk akan hadir kembali setiap bulannya dengan membawa topik-topik hangat yang inspiratif," pungkasnya.

(prf/hns)