ADVERTISEMENT

UMKM Jangan Takut Barang Nggak Laku, Pemerintah-BUMN Bakal Borong!

Soraya - detikFinance
Minggu, 18 Okt 2020 06:38 WIB
UMKM khususnya industri kreatif terus melakukan inovasi di tengah hantaman Pandemi Corona yang merebak. Kini mereka terus berkembang dan cerdas melihat peluang.
Foto: Pradita Utama

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir memberi bocoran soal program pemulihan ekonomi nasional. Program yang akan dicanangkan Presiden Joko Widodo itu menyasar para pelaku UMKM. Seperti apa bocoran program tersebut? Erick menjelaskan pemerintah akan hadir membeli produk dari UMKM sebagai upaya menangkis imbas pandemi COVID-19 yang mengguncang seluruh lini ekonomi.

"Ini yang sedang kita upayakan melalui program baru, yang nanti Pak Presiden akan bicara, bagaimana pemerintah hadir untuk beli produk UMKM. Apakah masker, APD, hasil perkebunan, hasil peternakan, hasil perikanan, hasil pertanian, nanti pemerintah akan coba beli supaya daya beli meningkat dan produksi UMKM ada kepastian," ujar Erick, yang juga Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, saat mengunjungi kantor Bio Farma di Bandung, Selasa (4/8/2020).

Program itu, sambung Erick bertujuan untuk memberi kepastian produksi pada pelaku UMKM dan meningkatkan daya beli masyarakat. "Ini yang terus presiden dorong supaya bisa kembali, ada uang baru di masyarakat yang mengalir," ujarnya.

Selain itu, Erick mengungkapkan sejumlah strategi yang dilakukan pemerintah untuk menekan dampak negatif dari COVID-19 ini kepada ekonomi. Salah satunya dengan bansos produktif.

"Dengan program bagaimana yang tidak punya kerja, melalui Pra Kerja bisa dibantu, program padat karya yang akan berjalan luar biasa di tahun ini dan tahun depan, baik padat karya pangan, maupun padat karya lainnya, ini harus dijalankan," terangnya.

"Tapi ini pun tidak cukup kalau poin nomor dua tidak dilakukan, yaitu bantuan kepada UMKM, karena produksi yang di UMKM ini beda dengan tahun '98, jadi program UMKM itu sangat luar biasa, apakah bunganya ditunda, cicilannya ditunda, diberi modal kerja," kata Erick melanjutkan.

Namun, menurutnya yang kini menjadi prioritas utama adalah penanganan COVID-19, dengan ketersediaan vaksin agar masyarakat bisa lebih aman dalam menjalankan langkah ekonomi. "Tenang hidup, tenang tapi perlu disiplin," tutur Erick.



Simak Video "Jokowi: Pemerintah Kalau Nggak Urus UMKM, Keliru & Salah Besar!"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT