Babak Baru Sengketa 'Geprek Bensu': Merek Dihapus Pemerintah

Hendra Kusuma - detikFinance
Minggu, 18 Okt 2020 09:31 WIB
Logo Geprek Bensu dan I Am Geprek Bensu
Foto: Twitter @morninglatte_
Jakarta -

Perebutan nama merek Geprek Bensu akhirnya selesai. Dalam persidangan, Mahkamah Agung (MA) memutuskan pihak Benny Sujono sebagai pemenang atau pemilik sah merek Geprek Bensu.

Pada saat yang sama juga pihak Kementerian Hukum dan Ham menghapus merek Geprek Bensu dari daftar nama di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Dengan begitu, pihal Ruben Onsu dan Benny Sujono tidak bisa lagi menggunakan merek tersebut.

Eddie Kusuma selaku kuasa hukum Benny Sujono akan menempuh jalur hukum untuk menggugat Dirjen Kekayaan Intelektual atas keputusan tersebut. Saat ini dirinya masih menunggu pihak Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual terkait keputusan penghapusan merek tersebut.

"Saya nunggu 2-3 hari ini. Saya menunggu reaksi ubah atau nggak. Kan saya lapor ke Menteri dan irjennya. Kalau tidak ada tindakan, minggu depan saya tempuh jalur hukum. Pak dirjennya saya gugat, saya laporkan dia melawan hukum," kata Eddie ketika dihubungi detikcom, Jakarta, Sabtu (17/10/2020).

Dia menilai penerbitan surat keputusan untuk menghapus merek I Am Geprek Bensu merupakan perbuatan melanggar hukum. Sebab, keputusan tersebut tidak berlandaskan atas putusan MA.

Dia menjelaskan penghapusan sebuah merek dari daftar nama merek harus dikaji terlebih dahulu. Eddie menjelaskan sebuah merek bisa dihapus jika terbukti melanggar ideologi, undang-undang, susila, bahkan agama.

"Jadi yang namanya Dirjen HKI semena-mena, sesuka hati dia menghapus merek saya dari daftar merek Indonesia," ujarnya.

Eddie mengklaim masalah penghapusan nama ini juga sudah dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Ombudsman RI, hingga Komisi III DPR RI.

"Kenapa saya lapor ke Presiden, supaya Presiden tahu bahwa eselon kita melanggar hukum," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Rebutan Nama 'Bensu' Buat Ayam Geprek, Ini Masalah Sebenarnya"
[Gambas:Video 20detik]