Tiket Pesawat Lebih Murah, Segini Sekarang Harganya

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 23 Okt 2020 14:34 WIB
Ilustrasi Tiket Pesawat Online
Ilustrasi/Foto: shutterstock
Jakarta -

Mulai hari ini, Jumat (23/10/2020) sampai akhir 2020 tiket pesawat dibebaskan dari tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau dikenal dengan passenger service charge (PSC). Artinya, masyarakat bisa membeli tiket pesawat dengan harga lebih murah.

Hal itu dikarenakan pemerintah meluncurkan stimulus penerbangan Rp 215 miliar. Dari total stimulus itu, sekitar Rp 175 miliar ditujukan untuk pembebasan tarif PJP2U tersebut.

"Stimulus ini tentunya sangat positif karena meringankan masyarakat terkait dengan harga tiket," kata President Director PT Angkasa Pura II (Persero), Muhammad Awaluddin dalam keterangan resmi yang dikutip detikcom, Jumat (23/10/2020).

detikcom pun melakukan penelusuran harga tiket pesawat di Traveloka, salah satu biro perjalanan online (online travel agent/OTA) untuk mengetahuinya. Simulasi pembelian tiket dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

Pengecekan dilakukan berdasarkan dari sedikitnya 13 bandara yang mendapat stimulus tersebut. Pencarian harga dilakukan untuk jadwal tiket 24 Oktober 2020 besok kelas ekonomi.

Buruan klik halaman selanjutnya untuk tahu daftar harga tiket pesawat terkini

Untuk penerbangan dari Jakarta ke Medan, tiket termurah ditawarkan Lion Air dengan harga Rp 509.000 per orang. Sedangkan harga yang ditawarkan Citilink mulai dari Rp 798.100 per orang, Batik Air Rp 896.000 per orang, dan Garuda Rp 1.645.100 per orang.

Kemudian menuju Banyuwangi ke Jakarta, Lion Air kembali mematok harga paling murah yakni Rp 757.600 per orang. Kemudian Batik Air Rp 820.200 per orang, Citilink Rp 952.800 per orang dan Citilink + Garuda Rp 1.688.700 per orang.

Kemudian dari Yogyakarta ke Bali, Batik Air mematok harga paling murah yaitu Rp 936.200 per orang. Disusul Citilink Rp 955.400 per orang dan Garuda Rp 1.404.800 per orang.

Berdasarkan konfirmasi detikcom ke pihak Traveloka, harga di atas disebut sudah tidak termasuk PJP2U. Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra juga mengatakan bahwa harga tiket Garuda di atas sudah tanpa PJP2U.

"Semua yang dari hari ini sampai dengan 31 Desember sudah dibebaskan," ucapnya saat dikonfirmasi.

Begitu juga yang dikatakan oleh Direktur Utama Citilink, Juliandra bahwa harga tiket maskapainya di atas sudah lebih murah dari harga normal sebelumnya.

"Harga tiket maskapai penerbangan Citilink mengalami penurunan 10% hingga 15% dari harga tiket (sebelumnya)," tuturnya.

(hns/hns)