3 Prediksi soal Imbas Pilpres AS 2020 ke Harga Emas

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2020 20:55 WIB
Harga emas terus merangkak naik. Hari ini, harga emas Antam bahkan tembus Rp 1 juta. Pergerakan harga emas ini pun diperkirakan masih akan mengalami kenaikan.
Foto: Grandyos Zafna

2. Vaksin Bisa Bikin Harga Emas Melemah ke Bawah Rp 1 Juta/Gram

Apalagi kalau vaksin sudah mulai didistribusikan, harga emas akan semakin melemah di bawah Rp 1 juta/gram.

"Vaksin akan didistribusikan yang akan menghambat laju penguatan terhadap logam mulia," imbuhnya.

3. Sepekan Ini Masih Bertahan di Bawah Rp 1 Juta/Gram

Kepala Riset dan Edukasi PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra punya pandangan yang sedikit berbeda dari Ibrahim. Menurutnya, harga emas selama sepekan ini masih akan berada di bawah Rp 1 juta/gram. Lantaran, proses pemungutan suara di AS terbilang cukup panjang dan belum jelas siapa pemenangnya. Hingga belum bisa mempengaruhi pergerakan harga emas sementara waktu ini.

"Selama itu, mungkin harga Emas spot masih akan berkonsolidasi di kisaran US$ 1.860- US$ 1.915 sepekan ini," katanya.

Namun, karena ada gejolak penandatanganan UU Cipta Kerja, rupiah akan berfluktuasi yang kemudian juga mempengaruhi harga logam mulia (LM) dan akhirnya merangkak lagi ke atas Rp 1 juta/gram.

"Bila tidak ada gejolak pasca penandatanganan Omnibus Law, rupiah bisa bertahan menguat pekan ini, namun mungkin penguatannnya terbatas karena pasar menunggu hasil pemilu AS dan bisa mempengaruhi harga logam mulia. Potensi LM mungkin bergerak di kisaran Rp 980 ribu- Rp 1,01 juta per gram," urainya.



Simak Video "Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp 913.000/Gram"
[Gambas:Video 20detik]

(zlf/zlf)