3 Aturan Baru Lembur di Omnibus Law Cipta Kerja

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 04 Nov 2020 20:30 WIB
Ilustrasi lembur
Foto: shutterstock
Jakarta -

Omnibus Law baru saja diundangkan, salah satu babnya mengatur mengenai ketenagakerjaan. Tak terkecuali aturan untuk pekerja yang harus bekerja melebihi waktu kerjanya alias lembur.

Dilihat detikcom pada salinan UU no 11 tahun 2020 mengenai Cipta Kerja, Selasa (3/11/2020), aturan mengenai jam kerja lembur diatur dalam pasal 81.

Pasal tersebut merevisi pasal 78 dalam UU 13 tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan. Berikut ini 3 fakta pentingnya.

1. Waktu Lembur Maksimal 4 Jam Sehari

Dalam revisi pasal 78 dalam UU ini, disebutkan ada syarat yang harus dipenuhi apabila pekerja harus bekerja lembur. Pada ayat 1 poin a Omnibus Law Cipta Kerja ditegaskan lembur harus didasari persetujuan antara pekerja dan perusahaan.

Kemudian waktu lembur juga dibatasi, maksimal 4 jam dalam sehari. Sementara itu, dalam seminggu lembur cuma diperbolehkan maksimal 18 jam.