Hari Ini BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi, Resmi Resesi?

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2020 06:00 WIB
Nilai ekspor Indonesia terus mengalami penurunan. Akumulasi nilai ekspor Indonesia dari Januari-Agustus 2019 turun 8,28% dibandingkan tahun lalu.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Hari ini Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2020. Pengumuman akan dilaksanakan pada pukul 11.00 WIB secara virtual.

Pengumuman ini akan menentukan ekonomi Indonesia masuk resesi atau tidak. Jika hasilnya minus, maka Indonesia resmi masuk daftar negara yang resesi akibat pandemi Corona. Jika hasilnya positif, maka Indonesia terbebas dari resesi.

Peneliti Ekonomi Senior Institut Kajian Strategis (IKS) Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Eric Alexander Sugandi memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional minus 4,5% pada kuartal III-2020.

"IKS memperkirakan angka year on year (yoy) pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan 3-2020 sebesar -4,5%," kata Eric kepada detikcom, Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Dengan angka proyeksi tersebut, Eric memastikan Indonesia masuk daftar negara resesi akibat COVID-19.

"Berdasarkan definisi resesi menurut pemerintah, Indonesia memasuki resesi di triwulan 3-2020," katanya.

Selain IKS, pemerintah melalui Kementerian Keuangan juga telah mengeluarkan proyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020. Angkanya di kisaran minus 2,9% sampai minus 1%.

Meski berpotensi masuk jurang resesi, ada baiknya kita semua menunggu pengumuman resmi dari otoritas statistik pada pukul 11.00 WIB hari ini.



Simak Video "Pertumbuhan Ekonomi Kembali Minus, RI Resmi Resesi"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/zlf)