Blak-blakan Raden Pardede

Pulihkan Resesi, Kelas Menengah Jangan Pelit Belanja

Deden Gunawan - detikFinance
Senin, 09 Nov 2020 06:30 WIB
Jakarta -

Selama pandemi COVID-19, jumlah tabungan masyarakat kelas menengah ke atas di perbankan tumbuh pesat sedangkan jumlah kredit turun. Jumlah tabungan mereka, menurut Sekretaris Eksekutif I Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (Komite PC-PEN), Raden Pardede, hampir Rp 300 triliun.

"Itu karena mereka tidak berbelanja barang konsumsi maupun berinvestasi. Mereka sepertinya menunggu sampai pandemi bisa diatasi," kata Raden Pardede, Jumat (6/11/2020).

Tapi melihat kecenderungannya ke depan, mereka akan mulai berani ke luar rumah dan membelanjakan uangnya. Apalagi bila vaksin corona sudah benar-benar teruji keamanan dan khasiatnya. Mantan konsultan Bank Dunia dan Asia Development Bank itu lantas merujuk ekonomi Inggirs, John Maynard Keynes, bahwa dalam situasi resesi kalau kelas menengah terlalu berhemat perekonomian nasional akan jatuh pada depresi.

"Jadi, kami imbau kelompok kelas menengah atas ini jangan terlalu berhemat, bahaya. Bersikap lah rasional dan dengan mematuhi protokol kesehatan aktivitas belanja dan wisata bisa dilakukan kok," kata Raden Pardede.

Di pihak lain, dia memastikan pemerintah akan melanjutkan berbagai program perlindungan sosial agar di kuartal IV pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik dari kuartal III yang minus 3,49%. Khusus untuk UMKM, selain sudah ada bantuan sosial produktif, juga ada Kredit Usaha Rakyat, dan program lainnya.

"Sampai akhir Oktober serapan anggaran Covid sudah 86-87 persen, dan serapan belanja pemerintah bisa 100 persen pada akhir 2020," kata Raden Pardede.

Pada bagian lain, mantan Direktur Utama PT Perusahaan Pengelola Aset dan Ketua Pembiayaan Pembangunan Infrastruktur Indonesia itu juga menyampaikan pandangan terkait pilpres di AS, rencana vaksinasi, hingga kaitan UU Cipta Kerja dan pertumbuhan UMKM di tanah air. Seperti apa paparannya, simak dalam Blak-blakan Raden Pardede, Senin (9/11/2020).

(ddg/zlf)