Yayasan Bill Gates Gelontorkan Dana Rp 980 M buat Vaksin COVID-19

Soraya Novika - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2020 21:21 WIB
Bill Gates
Foto: Instagram @thisisbillgates
Jakarta -

Gates Foundation kembali mendonasikan dananya buat pengembangan dan distribusi vaksin serta perawatan melawan pandemi COVID-19. Kali ini, dana yang dikeluarkan mencapai US$ 70 juta setara Rp 980 miliar (kurs Rp 14.000/US$) dan berharap donatur internasional lainnya terpancing untuk melakukan aksi serupa.

Adapun dari total donasi tersebut, US$ 50 juta di antaranya akan disumbangkan ke COVAX Advance Market Commitment (AMC) yang dipimpin oleh aliansi vaksin GAVI dan US$ 20 juta lainnya untuk Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) yang mendanai beberapa pengembangan calon vaksin COVID- 19.

"Kami harus memastikan bahwa setiap orang mendapatkan akses yang sama ke tes, obat-obatan, dan vaksin ketika tersedia - tidak peduli di mana Anda tinggal di dunia," ujar salah satu ketua yayasan Melinda Gates tersebut dalam sebuah pernyataan resmi dikutip dari Reuters, Kamis (12/11/2020).

"Janji kita hari ini ... berarti kita semakin dekat untuk memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk membantu dunia memerangi virus ini," sambungnya.

Untuk diketahuo, Organisasi Kesehatan Dunia, CEPI dan GAVI memimpin skema global yang dikenal dengan sebutan Access to COVID-19 Tools (ACT) Accelerator yang bertujuan untuk mempercepat pengembangan, produksi, dan akses yang adil ke obat, tes, dan vaksin COVID-19. GAVI mengatakan fasilitas COVAX, yang merupakan bagian dari skema itu, ditarget mampu memproduksi 2 miliar dosis vaksin COVID-19 pada akhir 2021 mendatang.

Dosis vaksin tersebut siap disebarkan untuk seluruh masyarakat di semua negara yang berpartisipasi dengan COVAX, yang mana 1 miliar dosis di antaranya disiapkan khusu untuk 92 negara termiskin melalui komitmen Advanced Market Commitment (AMC).

Data positif awal minggu ini dari uji coba dua kemungkinan suntikan vaksin COVID-19, satu dari Pfizer dan BioNtech dan satu dikembangkan di Rusia, mendorong tanda-tanda bahwa vaksin pertama untuk melawan penyakit pandemi mungkin siap untuk digunakan sebelum akhir tahun 2020.

Chief Executive Officer Gates Foundation, Mark Suzman mengatakan kepada wartawan dalam briefing online bahwa ini adalah minggu yang baik untuk menambah upaya pendanaan global.

"Berita vaksin membuat kami berharap tentang sejumlah produk vaksin lain yang akan segera tersedia. Tapi jalan masih panjang untuk melewati itu dan mendapatkan vaksin yang disetujui (oleh regulator), dan kemudian ke orang-orang yang membutuhkannya dalam skala besar dan dengan jenis distribusi global yang adil kita benar-benar perlu mengendalikan virus," tuturnya.

Gates Foundation mulai menjanjikan dana untuk vaksin AMC pada bulan Juni 2020 lalu, dan tambahan US$ 50 juta membuat total donasi menjadi US$ 156 juta. Dana baru tersebut juga akan membuka tambahan 12,5 juta pound (US$ 16,5 juta) dari Inggris, yang telah berjanji untuk menyamai kontribusi lainnya.



Simak Video "Dikaitkan dengan Teori Konspirasi Corona, Bill Gates: Jahat"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)