Impor Turun Tajam, Neraca Dagang RI Surplus US$ 3,6 Miliar

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 11:35 WIB
Neraca perdagangan pada Oktober 2017 tercatat surplus US$ 900 juta, dengan raihan ekspor US$ 15,09 miliar dan impor US$ 14,19 miliar.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia Oktober 2020 surplus US$ 3,61 miliar. Angka ini didapat dari ekspor Oktober US$ 14,39 miliar dan impor Oktober US$ 10,78 miliar.

Demikian disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Setianto dalam konferensi pers, Senin (16/11/2020).

Ekspor pada Oktober 2020 tercatat turun 3,29% secara year on year (yoy). Sementara impor Oktober 2020 tercatat turun 26,9% secara yoy.

"Jadi perkembangan impor Oktober 2020 mencapai US$ 10,78 miliar, atau turun 6,79% dibandingkan September 2020," kata Setianto.

Adapun selama periode year to date atau Januari-Oktober 2020, neraca dagang Indonesia tercatat masih surplus US$ 17,07 miliar. Untuk periode yang sama pada 2019, neraca dagang Indonesia defisit US$ 2 miliar.

Berikut neraca dagang Indonesia selama 2020:

- Januari 2020 defisit US$ 870 juta

- Februari 2020 surplus US$ 2,34 miliar

- Maret 2020 surplus US$ S$ 743 juta

- April 2020 defisit US$ 350 juta

- Mei 2020 surplus US$ 2,1 miliar

- Juni 2020 surplus US$ 1,27 miliar

- Juli 2020 surplus US$ 3,26 miliar

- Agustus 2020 surplus US$ 2,33 miliar

- September 2020 surplus US$ 2,44 miliar

- Oktober 2020 surplus US$ 3,61 miliar

Simak juga video 'Menperin Bakal Sanksi Tegas Importir Garam Nakal:

[Gambas:Video 20detik]



(eds/eds)