Neraca Dagang RI Surplus, Ekspor ke China Paling Jumbo

Hendra Kusuma - detikFinance
Senin, 16 Nov 2020 13:02 WIB
Neraca perdagangan pada Oktober 2017 tercatat surplus US$ 900 juta, dengan raihan ekspor US$ 15,09 miliar dan impor US$ 14,19 miliar.
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Kinerja ekspor Indonesia tercatat US$ 14,39 miliar di Oktober 2020. Angka ini mengalami peningkatan 3,09% dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar US$ 13,39 miliar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan kinerja ekspor terbesar tertuju pada negara China.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto mengatakan pangsa ekspor terbesar Indonesia masih diduduki oleh China dengan total share sebesar 20,78% dari US$ 14,39 miliar.

"Untuk pangsa pasar non migas kita di beberapa negara tujuan pada Oktober 2020. Disini, Tiongkok share 20,78% di Oktober 2020 dengan total nilai 2,86 miliar dolar," kata Setianto dalam video conference, Senin (16/11/2020).

Di peringkat kedua, dia bilang ada Amerika Serikat (AS) dengan share 11,90% atau setara US$ 1,64 miliar. Di urutan ketiga ada Jepang dengan share 7,73% atau setara US$ 1,06 miliar.

"Kemudian kita lihat pangsa pasar kita ke negara ASEAN, di sini nilainya 3 miliar dolar dengan share 21,81%. Sementara ke Uni Eropa nilainya 1,15 miliar dolar dengan share sebesar 8,35%," jelasnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2