Airlangga Colek Swasta Genjot Investasi buat Pulihkan Ekonomi

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 12:21 WIB
Airlangga Hartarto
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto: (Rusman-Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mencolek pihak swasta untuk melakukan investasi. Menurutnya, saat ini peningkatan investasi bisa memperbaiki pertumbuhan ekonomi di kuartal IV-2021.

"Tentu kita menunggu dari sektor swasta dalam bentuk investasi, sehingga kalau investasi meningkat kuartal IV mungkin bisa membaik," ujar Airlangga dalam webinar bersama Kadin Indonesia, Rabu (18/11/2020).

Sementara itu, dia juga mengatakan meski resesi, ekonomi Indonesia sedang memasuki tren yang positif. Buktinya, kontraksi ekonomi di kuartal III lebih kecil daripada kuartal II.

Hal itu bisa dicapai karena pertumbuhan belanja pemerintah yang mencapai 9,5%.

"Dari segi ekonomi kita lihat pertumbuhan masuk tren positif dari minus 5,32% jadi minus 3,49% di kuartal III. Kuartal III ini pemicunya sektor pemerintah tumbuh 9,5%," ujar Airlangga.

Bila momentum pertumbuhan positif ini bisa dipertahankan, Airlangga memaparkan prediksi pemerintah ekonomi Indonesia di kuartal IV maksimal bisa tumbuh 0,6%.

"Kuartal IV nanti bisa minus 1,6% sampai positif 0,6%," ungkap Airlangga.

Di sisi lain, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengapresiasi pembentukan UU Cipta Kerja. Dia mengatakan UU ini bisa membuat arus investasi lebih lancar masuk ke Indonesia, sehingga bisa memberikan dampak ke ekonomi.

"Kami sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden, serta seluruh jajaran kementerian dan DPR RI yang telah melahirkan UU Cipta Kerja. Ini merupakan langkah besar untuk ciptakan iklim usaha kondusif, meningkatkan arus investasi, menciptakan lapangan kerja, dan kurangi pengangguran, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Rosan.

"UU ini akan menggairahkan kegiatan dunia usaha yang selanjutnya mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional," pungkasnya.



Simak Video "Airlangga ke Joe Biden: Berikan Ketenangan di Indo-Pasifik"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)