Perempuan Jadi 'Korban' Paling Terdampak COVID-19, Ini Buktinya

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 19:40 WIB
Menkeu Sri Mulyani mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD. Dalam rapat tersebut, Sri Mulyani menjelaskan polemik desa fiktif di Sulawesi Tenggara.
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang telah terjadi di Indonesia memberikan dampak ke sektor kesehatan, ekonomi, sosial, maupun keuangan. Luasnya dampak COVID-19 juga membuat ketimpangan gender semakin melebar.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan berdampak hebat bagi kelompok perempuan dibandingkan laki-laki. Khususnya bagi perempuan yang bekerja di industri restoran, hotel, pekerja rumahan, dan sektor informal seperti UMKM.

"COVID-19 berdampak luar biasa terhadap sektor pekerjaan yang feminized," kata Sri Mulyani dalam webinar UN Women Asia Pacific Empowerment Principles (WEPs) Awards, Rabu (18/11/2020).

Sri Mulyani mengatakan, sektor restoran, perhotelan, pekerja perumahan, dan informal di dominasi oleh kelompok perempuan dibandingkan laki-laki. Perempuan dinilai menjadi kelompok yang paling terdampak oleh pandemi COVID-19.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, pekerja perempuan lebih terdampak akibat pandemi covid-19. Hal ini membuat ketimpangan gender menjadi semakin meningkat karena penurunan partisipasi angkatan kerja perempuan.