Sudah Sejahtera, Ribuan Penerima PKH di Purbalingga Kembalikan Bantuan

Arbi Anugrah - detikFinance
Jumat, 20 Nov 2020 19:50 WIB
8,99 Persen Penerima PKH Purbalingga Mengundurkan Diri Karena Sudah Bisa Hidup Sejahtera
Foto: Dok. Humas Pemkab Purbalingga

Menteri Sosial RI Juliari P Batubara juga menyampaikan terima kasih kepada para pendamping PKH yang telah bekerja dengan baik. Dia berpesan agar pendamping PKH terus memperhatikan data penerima agar tepat sasaran.

"Saya pesan tolong dijalankan, agar dilihat lagi data-datanya, saya dapat banyak masukan kalau yang dapat PKH keluarganya yang itu-itu terus," ujarnya.

Dia juga meminta kepada Dirjen Linjamsos agar tahun depan tidak ada lagi KPM yang menerima bantuan PKH berturut-turut selama 8 - 9 tahun. Jangan sampai program PKH terkesan seperti Passive Income.

"Nanti lama-lama bukan program bantuan lagi, tapi passive income sudah sama seperti orang gajian. Padahal mungkin ada keluarga-keluarga lain yang layak dapat bantuan," ucapnya.

Dia menginformasikan jika pada tahun 2021 penderita penyakit Tuberculosis (TBC) akan masuk sebagai komponen penerima PKH. Hal itu merupakan instruksi dari Presiden RI Joko Widodo mengingat jumlah penderita TBC di Indonesia sangat tinggi.

"Kita alokasikan Rp 3 juta per tahun kepada mereka," jelasnya.

Sedangkan menurut Pjs Bupati Purbalingga Sarwa Pramana mengatakan jika Pemkab Purbalingga mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI atas bantuan PKH yang selama ini diberikan. Dia berharap program ini bisa menekan kasus stunting dan angka kemiskinan di Purbalingga.

"Mudah-mudahan dengan program PKH ini bisa sedikit mengurangi kasus Stunting di Purbalingga, karena data kemiskinan kita masih 15,03 persen, mudah mudahan dengan PKH ini bisa kurangi beban masyarakat yang sedang hamil dan sebagainya. Kami tentunya berharap dukungan dari Kemensos untuk Kabupaten Purbalingga," tuturnya.

Halaman

(arb/eds)