Toko di AS Ramai-ramai Mau Tutup saat Thanksgiving, Kenapa?

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 12:47 WIB
Black Friday jadi momen yang amat dinanti kala perayaan Hari Thanksgiving tiba. Pasalnya di saat itu warga berburu diskon dan promo belanja.
Foto: Getty Images
Jakarta -

Pandemi telah mengubah musim belanja di liburan Thanksgiving di AS. Toko ritel yang berkomitmen untuk menutup toko di hari Thanksgiving akan lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Melansir CNN, Senin (23/11/2020), Walmart (WMT), Target (TGT), Best Buy (BBY), Dick's Sporting Goods (DKS), Bed Bath & Beyond (BBBY), dan pengecer besar lainnya mengumumkan keputusan mereka selama musim panas untuk menutup toko pada Hari Thanksgiving. Macy's juga mengumumkan hal yang sama pada bulan September lalu.

"Kami tahu ini merupakan tahun yang penuh tantangan, dan rekan kami telah meningkat. Kami berharap mereka akan menikmati Hari Thanksgiving khusus di rumah bersama orang yang mereka cintai," kata CEO Walmart AS, John Furner.'

Tahun ini ini akan menjadi pertama kalinya dalam lebih dari 30 tahun Walmart tutup pada Thanksgiving. Sebelumnya Walmart selalu buka pada perayaan Thanksgiving.

Keputusan bagi perusahaan ritel untuk tidak beroperasi pada Hari Thanksgiving memang selalu menjadi polemik di AS. Para pekerja menuntut hak libur karena ingin pulang bersama keluarga merayakan Thanksgiving. Sementara perusahaan memikirkan penjualan.

Lalu pada perayaan hari belanja Black Friday perusahaan juga mendorong lebih keras para pekerjanya untuk bekerja. Kritikus berpendapat bahwa pekerja harus berada di rumah bersama keluarga mereka pada hari Thanksgiving sebagai gantinya.

Namun selama beberapa tahun terakhir tekanan publik terhadap perusahaan ritel untuk tutup pada Thanksgiving telah memudar. Kelompok hak pekerja malah berfokus pada isu-isu yang lebih luas seperti upah minimum, tunjangan dan jam kerja.

Beberapa negara bagian, termasuk Massachusetts, Maine, dan Rhode Island, telah melarang toko kotak besar dibuka pada hari Thanksgiving. Seorang legislator California mengusulkan undang-undang pada tahun 2016 yang mengharuskan beberapa perusahaan membayar karyawan dua kali lipat untuk bekerja pada Thanksgiving, tetapi undang-undang itu tidak lolos.

Namun, tidak semua pengecer besar tutup pada hari Thanksgiving. Whole Foods, Dollar General (DG) dan Kroger (KR) mengumumkan akan tetap buka pada Hari Thanksgiving.



Simak Video "Kalap Belanja Ala New Yorker saat Diskon Gede di Black Friday"
[Gambas:Video 20detik]
(das/zlf)