Moeldoko Beberkan Terobosan RI Bikin Birokrasi yang Transparan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 19:15 WIB
Moeldoko (Foto: Andhika/detikcom)
Foto: Moeldoko (Foto: Andhika/detikcom)
Jakarta -

Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan di zaman sekarang negara dengan birokrasi yang cepat dapat memenangkan banyak hal. Maka dari itu, menurutnya pemerintah sedang melakukan penyederhanaan birokrasi untuk mempercepat pelayanan.

"Jadi sekarang ini bukan negara kuat dan lemah, atau negara besar dan kecil lagi. Sekarang ini negara yang cepat atau lambat, kalau negara cepat itu yang akan merebut sesuatu," ujar Moeldoko dalam webinar bersama Kartu Prakerja, Senin (23/11/2020).

Moeldoko juga mengatakan Presiden Joko Widodo pun selalu mengingatkan kepada para menterinya untuk bisa membuat regulasi yang memberikan kepastian. DI sisi lain, birokrasi untuk pelayanan publik juga harus melayani dengan cepat.

"Kita juga sedang berupaya membuat terobosan dalam rangka melakukan sesuatu lebih simple ya. Presiden selalu mengatakan, satu regulasi harus bisa berikan kepastian, kedua bagaimana birokrasi bisa melayani dengan cepat," kata Moeldoko.

Kemudian Moeldoko bercerita dirinya pernah mengunjungi sebuah Mal Pelayanan Publik di Banyuwangi. Di sana dia melihat ada orang yang mengurus KTP hanya satu setengah jam.

Dia menilai fasilitas seperti ini menjadi salah satu contoh efisiensi yang bisa dilakukan banyak kementerian dan lembaga.

"Kita sudah ada Mal Pelayanan Publik terpadu. Itu yang dijalankan Pemda, sudah banyak meski belum semua. Saya lihat yang di Banyuwangi, itu saya tungguin saya lihat orang mengurus KTP cuma satu setengah jam, ini sangat efisien," cerita Moeldoko.

Dia juga bercerita pernah melihat pengurusan paspor di Georgia. Menurutnya, di sana bagi yang mau mengurus paspor diberikan dua pilihan, mau mengurus cepat atau lambat. Kalau mau cepat cukup membayarkan sejumlah uang secara resmi.

"Saya juga pernah ke Georgia ya, di sana pelayanan paspor ya itu ada pilihan mau jalan cepat apa jalan lambat. Tapi jelas, kalau mau memilih jalan cepat itu bayar sejumlah uang dan langsung selesai. Tapi itu transparan jelas soal uangnya, saya rasa begitu nggak apa-apa," kata Moeldoko.

(eds/eds)