Investasi Gagal Bayar Berkedok Arisan Duet, Uang Rp 300 Juta Nyangkut

Danang Sugianto - detikFinance
Selasa, 24 Nov 2020 13:24 WIB
Ilustrasi THR
Foto: shutterstock
Jakarta -

Muncul lagi kasus gagal bayar investasi. Kali ini investasi yang ditawarkan berkedok arisan duet.

Linda (23) mengaku menjadi korban dari arisan yang bernama BA (singkatan nama arian). Arisan itu dioperasikan oleh AAZ yang juga selaku pemilik arisan itu. Linda mengaku kenal dengan AAZ karena 1 universitas.

"Jadi dia itu temannya teman saya. Ya kenal, karena teman jadi percaya aja," terangnya kepada detikcom.

Linda menjelaskan AAZ menjalankan BA dengan menawarkan 2 jenis arisan, yakni arisan menurun dan arisan duet/duel. Arisan menurun layaknya arisan pada umumnya, namun anggotanya bisa memilih ingin dapat di awal atau di akhir.

Jika anggota memilih dapat pertama dia harus membayar lebih besar dari seharusnya. Sebaliknya jika memilih untuk dapat di akhir dia akan membayar lebih kecil dan mendapat untung.

Misalnya ada 10 anggota arisan dengan besaran yang didapat 10 juta. Kalau arisan biasa tentu masing anggota membayar Rp 1 juta setiap bulannnya. Nah kalau arisan menurun, mereka yang dapat pertama akan membayar semisal Rp 1,3 setiap bulannya sampai akhir. Sedangkan anggota yang memilih dapat terakhir akan membayar hanya Rp 700 ribu. Namun mereka mendapatkan uang arisan yang sama.

Sementara untuk arisan duet/duel isinya ada 3 pihak yakni investor, pemilik arisan dan peminjam. Ketika pemilik arisan sudah mendapatkan investor dan si peminjamnya, AAZ akan membuat grup WA yang berisi 3 pihak itu.

"Jadi besarnya ada beberapa paket buat investor. Misalnya ada besaran Rp 4,3 juta terus ada biaya admin Rp 350 ribu, kita investor bayar Rp 4,65 juta ke pemilik arisan. Nanti pemilik arisan kasih ke peminjam. Nah kita dijanjikan balik lagi uangnya selama 25 hari dengan jumlah Rp 6,7 juta," terangnya.