Edhy Prabowo Ditangkap KPK, DPR Ungkap Rencana Bahas Ekspor Benih Lobster

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 25 Nov 2020 12:48 WIB
Wakil Ketua Komisi IV Daniel Johan bersama Direktur Eksekutif INDEF Enny Sri Hartati dan Pengamat Ekonomi Politik Ichsanuddin Noorsy menjadi pembicara dalam dialektika demokrasi dengan topik Monopoli dan Stabilitas Harga Jelang Ramadhan 1437H di Media Center, Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (02/06/2016).
Diskusi tersebut membahas bagaimana kesiapan pemerintah terkait ketersediaan dan kestabilan harga bahan pangan pokok jelang Ramadhan hingga Idul Fitri 2016.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dini hari tadi di Bandara Soekarno Hatta. Edhy ditangkap KPK terkait dengan ekspor benih lobster.

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua komisi IV DPR RI Daniel Johan mengungkapkan komisi IV sudah merencanakan rapat untuk membahas ekspor benur ini.

"Iya memang sebelumnya sudah ada rencana (bahas ekspor benih lobster). Rencana awal minggu depan, tapi masih saling koordinasi waktu," kata dia saat dihubungi detikcom, Rabu (25/11/2020).

Dia mengungkapkan hasil rapat terakhir antara komisi IV dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini memang meminta Kementerian untuk menghentikan kegiatan ekspor.

"Hasil raker terakhir kita, minta stop (ekspor benih lobster) dulu kok," imbuh dia.

Wakil ketua KPK Nurul Gufron membenarkan penangkapan tersebut. "Iya betul ditangkap," kata Ghufron kepada detikcom.

Nama Edhy Prabowo semakin dikenal sejak dia ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengemban tugas di KKP. Edhy Prabowo menggantikan menteri sebelumnya Susi Pudjiastuti.

(kil/fdl)