6 Lokasi Pusat Pembibitan RI, dari Rumpin hingga Labuan Bajo

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 30 Nov 2020 19:35 WIB
Jokowi Tinjau Pusat Sumber Benih dan Persemaian di Rumpin Bogor
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar membeberkan rencana membangun pusat benih dan persemaian (nursery center) tahun depan di enam lokasi berbeda. Hal itu dikatakannya saat menjadi pembicara Internasional dalam webinar bertajuk 'Indonesia Omnibus Law for a Better Business Better World'.

"Mulai awal 2021 kami akan mengembangkan enam pusat pembibitan di Indonesia dengan produksi massal," kata Siti dikutip detikcom, Senin (30/11/2020).

Enam lokasi tersebut yakni di Rumpin (Bogor), Danau Toba (Sumatera Utara), Mandalika (NTB), Labuan Bajo (NTT), Likupang (Sulawesi Utara) dan Kalimantan Timur (Kaltim), lokasi ibu kota baru.

"Nursery center juga akan dikembangkan untuk memulihkan hutan mangrove kita seluas 670.000 hektare (Ha)," ucapnya.

Siti menjelaskan bibit-bibit yang diproduksi tersebut nantinya akan didistribusikan ke wilayah yang sering mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Selain sebagai fungsi ekologi, pusat perbenihan tersebut juga akan menanam tanaman yang memiliki fungsi ekonomi.

"Penjelasan tersebut sekarang sudah disiapkan dalam regulasi yang diturunkan dari Omnibus Law. Kita harus menjaga Integritas lingkungan," tegasnya.

Di sisi lain, Siti menyebut bahwa Indonesia baru saja menandatangani kesepakatan penting dengan Fasilitas Kemitraan Karbon Hutan (Forest Carbon Partnership Facility/FCPF) yang dikelola oleh Bank Dunia. Dari situ Indonesia berpeluang mendapat US$ 110 juta atau setara Rp 1,5 triliun (kurs Rp 14.000/US$).

"Kami merancang perjanjian pembayaran pengurangan emisi dengan Bank Dunia senilai US$ 110 juta dan kami berharap lebih banyak mitra bisnis dan pembangunan," tandasnya.

(hns/hns)