Konsumsi Sektor Ekonomi Islam Diprediksi Tembus US$ 2,3 T di 2024

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 01 Des 2020 21:42 WIB
Petugas Cash Center BNI menyusun tumpukan uang rupiah untuk didistribusikan ke berbagai bank di seluruh Indonesia dalam memenuhi kebutuhan uang tunai jelang Natal dan Tahun Baru. Kepala Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua mengungkapkan jumlah transaksi penarikan uang tunai sudah mulai meningkat dibanding bulan sebelumnya yang bisa mencapai penarikan sekitar Rp1 triliun. Sedangkan untuk Natal dan tahun baru ini secara khusus mereka menyiapkan Rp3 triliun walaupun sempat diprediksi kebutuhannya menyentuh sekitar Rp3,5 triliun. (FOTO: Rachman Haryanto/detikcom)
Ilustrasi/Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Konsumen di sektor ekonomi Islam diprediksi menghabiskan uang sekitar US$ 2,3 triliun atau setara Rp 32.612 triliun (kurs Rp 14.179,50/US$) pada 2024. Lalu tingkat pertumbuhan tahunannya secara kumulatif (CAGR) sebesar 3,1%. Hal itu berdasarkan laporan tahunan State of the Global Islamic Economy Report (SGIE).

Laporan tersebut juga memperkirakan ekonomi Islam akan pulih pada akhir 2021. Sementara itu, jumlah pengeluaran Muslim pada 2020 diperkirakan menyusut sebesar 8% dibanding 2019 akibat pandemi.

Laporan tersebut diluncurkan berkaitan dengan event internasional bertajuk Reimagine: Halal in Asia 2020 yang digelar oleh platform kolaborasi komunitas CollabDeen beserta situs travel & gaya hidup untuk pasar Muslim dunia Have Halal, Will Travel (HHWT).

Konferensi virtual tersebut akan digelar pada 2-3 Desember 2020, ditandai oleh peluncuran SGIE 2020/21 bekerja sama dengan DinarStandard, perusahaan riset dan lembaga penasehat berbasis di AS.

Mengusung tema "berkembang di tengah ketidakpastian", edisi kedelapan SGIE juga didukung oleh Dubai Islamic Economy Development Centre (DIEDC) dalam menjabarkan kondisi terkini perekonomian Islami. Mulai dari produk halal, keuangan Islami, serta sektor gaya hidup dan jasa.

Laporan tahunan SGIE, diproduksi oleh DinarStandard memprediksi bahwa umat Islam menghabiskan US$ 2,02 triliun pada 2019 untuk sektor makanan, farmasi, kosmetik, busana Muslim, pariwisata, dan media.

Lalu, aset keuangan syariah diperkirakan mencapai US$ 2,88 triliun pada 2019 dan diperkirakan akan berada di level yang sama pada 2020.

Langsung klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3