Tambal Kantong Negara, Pemerintah Inggris Didorong Pajaki Orang Tajir

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 09 Des 2020 21:45 WIB
Ilustrasi Setoran Pajak Tekor
Foto: Ilustrasi Setoran Pajak Tekor (Tim Infografis: Mindra Purnomo)
Jakarta -

Pajak khusus orang kaya dinilai menjadi cara paling ampuh untuk memperbaiki keuangan negara Inggris yang tengah dilanda krisis akibat pandemi COVID-19. Setidaknya itu merupakan usulan dari para pakar pajak setempat

Melansir BBC, Rabu (9/12/2020), Wealth Tax Commission mengatakan alih-alih menaikkan pajak penghasilan atau PPN, pemerintah Inggris seharusnya melihat peluang pajak pada jutawan.

Mereka memberikan usulan, dengan menambah pajak 1% saja dari keluarga jutaan dengan batas kekayaan 1 juta pound sterling akan meningkatkan pendapatan pajak Inggris sebanyak 260 miliar pound sterling selama lima tahun.

Meskipun Departemen Keuangan Inggris mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan orang kaya membayar kewajiban pajak mereka secara adil.

Memang krisis virus korona telah menyebabkan belanja publik pemerintah Inggris melonjak. Tahun ini saja pemerintah Inggris menghabiskan 280 miliar pound sterling untuk tindakan memerangi COVID-19 dan mendukung ekonomi Inggris. Termasuk di dalamnya 73 miliar pound sterling untuk skema dukungan pekerjaan.

Komisi Pajak Kekayaan, sebuah badan yang terdiri dari akademisi, pembuat kebijakan, dan praktisi pajak, mengatakan bahwa pemerintah Inggris harus mempertimbangkan pajak atas orang kaya jika memutuskan untuk menaikkan pajak.

Langkah itu dianggap lebih adil daripada menaikkan pajak atas pendapatan, pajak atas pembelian barang atau dengan meningkatkan kontribusi asuransi nasional, kata Wealth Tax Commission.

Ada indikasi bahwa krisis virus korona telah meningkatkan ketimpangan pendapatan. Institute for Fiscal Studies melaporkan pada bulan Juni bahwa 10% penerima terbawah adalah yang paling mungkin memiliki pekerjaan di sektor yang telah ditutup atau tidak dapat dilakukan dari rumah.

(das/dna)