ADB Siapkan Rp 126 T untuk Program Vaksin Negara Berkembang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Sabtu, 12 Des 2020 14:36 WIB
Covid-19: Apakah mungkin akan ada lebih dari satu vaksin virus corona?
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) telah meluncurkan inisiatif bantuan vaksin senilai US$ 9 miliar atau sekitar Rp 126 triliun (kurs Rp 14.000). Bantuan itu diberikan lewat Fasilitas Akses Vaksin Asia Pasifik (APVAX).

ADB menawarkan dukungan yang cepat dan adil kepada para anggotanya yang merupakan negara berkembang untuk mendapatkan dan memberikan vaksin Corona yang efektif dan aman.

"Karena anggota ADB yang sedang berkembang bersiap untuk memvaksinasi rakyatnya sesegera mungkin, mereka membutuhkan pembiayaan untuk pengadaan vaksin serta rencana dan pengetahuan yang tepat agar dapat mengelola proses vaksinasi secara aman, adil, dan efisien," ujar Presiden ADB Masatsugu Asakawa, dalam keterangannya di website ADB, dikutip Sabtu (12/12/2020).

"APVAX akan memainkan peran penting dalam membantu para anggota berkembang kami memenuhi tantangan ini, mengatasi pandemi, dan fokus pada pemulihan ekonomi," tambahnya.

ADB juga menyediakan fasilitas impor vaksin senilai US$ 500 juta untuk mendukung upaya para anggotanya yang sedang berkembang untuk mengamankan vaksin yang aman dan efektif, serta barang-barang yang mendukung distribusi. Fasilitas ini merupakan bagian dari Program Pendanaan Perdagangan dan Rantai Suplai ADB.

Menurut ADB, 14,3 juta kasus positif telah diidentifikasi di Asia dan Pasifik, menyebabkan lebih dari 200.000 kematian. Seiring pandemi berlanjut, pertumbuhan ekonomi di negara berkembang Asia diproyeksikan turun 0,4% pada tahun 2020, hal ini terjadi karena kontraksi produk domestik bruto regional pertama sejak awal 1960-an.

Langsung klik halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2