Hasil Polling: Sengit! Tim Tolak dan Dukung RI Kongsi dengan Israel Beda Tipis

Tim detikcom - detikFinance
Rabu, 16 Des 2020 10:14 WIB
Trump dikabarkan akan akui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, Menlu RI panggil dubes AS
Foto: BBC World
Jakarta -

Kabar Indonesia yang hendak melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Pro dan kontra di masyarakat bahkan terlihat sengit secara jumlah dengan berbagai macam alasan.

Hal tersebut tercermin dari hasil polling detikcom 'Setuju Nggak RI Berkongsi dengan Israel?' yang digelar Selasa (15/12) kemarin. Dari 689 pembaca yang ikut menyuarakan pendapatnya, 323 di antaranya menyatakan setuju Indonesia berkongsi dengan Israel dan 366 pembaca tidak setuju berkongsi dengan Israel.

Pembaca yang setuju berpendapat hubungan diplomasi dengan Israel akan memberi keuntungan bagi Indonesia. Pendapat lainnya menyatakan damai lebih baik untuk hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel.

"Saya setuju agar Indonesia bisa bekerja sama lebih dgn Israel, khususnya di bidang teknologi pertanian dan kedokteran, serta diharapkan dapat lebih mudah utk meloby mereka agar mau berdamai dengan Palestina," tulis Wahyu Soetisna.

"Saya setuju dengan pernyataan tersebut karena walaupun Indonesia masih mendukung palestina dalam konflik palestina-israel namun hubungan diplomatik ini akan berpengaruh terhadap sektor ekonomi dan pendidikan dll namun indonesia juga tidak boleh meninggalkan Palestine itu menurut pemikiran saya kalau ada yang salah mohon dikoreksi," tulis 9C-6-BEN YUDHIS.

"Karena banyak yg bs dipelajari dari mereka, dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Mereka juga punya sistem pengelompokan makanan diet kosher. Bs jd masukan buat sertifikasi halal yg murah. Yang terakhir, bs Indonesia jd punya bargaining power soal palestina. Karena nasihat teman akan lebih didengar daripada omongan orang tidak dikenal," tulis Karno Setyotomo.

"Puluhan taun isolasi israel gak juga berhasil menekan dia mengenai palestina. mungkin saat nya mencoba pendekatan lain. coba deh bayangin dalam hubungan pertemanan, lebih mudah nge lobby temen kita untuk melakukan sesuatu atau ngelobby musuh untuk ngikutin kemauan kita?" tulis Reza Donald Rendragraha.

Bagaimana dengan pendapat dari mereka yang tidak setuju akan rencana normalisasi hubungan diplomatik Indonesia dan Israel? Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2