Budi Karya Cerita soal Perusahaan Raksasa Dunia Kirim Paket Pakai Drone

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Kamis, 17 Des 2020 20:15 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambangi Stasiun Gambir. Kedatangannya untuk memeriksa kesiapan libur Natal dan tahun baru 2021 di stasiun itu.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi bicara soal potensi penggunaan drone dalam dunia transportasi. Menurutnya, drone akan sangat berguna untuk memenuhi permintaan pengiriman logistik di tiap negara, termasuk Indonesia.

Budi Karya mengatakan selama satu dekade terakhir, dunia dihadapkan pada kemajuan transportasi otonom yang memperhitungkan sektor penerbangan. Salah satunya adalah pengoperasian drone.

Meski awalnya digunakan untuk kebutuhan militer, Budi Karya menilai drone memiliki untuk digunakan keperluan sipil yang komersial. Misalnya dalam sektor pengiriman logistik.

"Masa depan drone mungkin menjadi tempat yang lebih umum di sektor komersial. Mereka diproyeksikan sebagai teknologi yang menjadi game changer, bahkan penggunaannya berpotensi tidak terbatas," ujar Budi Karya dalam webinar internasional mengenai drone, Kamis (17/11/2020).

"Ini kemajuan teknologi yang menantang, termasuk dalam mengimplementasikan teknologi baru dalam pengoperasian drone untuk memenuhi sisi permintaan logistik," ujarnya.

Budi Karya pun menyebut saat ini di luar negeri mulai banyak perusahaan yang menggunakan drone. Umumnya, digunakan untuk mengirimkan logistik paket.

"Perusahaan raksasa sudah mulai mentransformasi cara berbisnis dengan menggunakan drone untuk mengirimkan paket," kata Budi Karya.

Dia menilai drone seharusnya bisa digunakan macam pesawat berawak komersial biasa. Menurutnya, tinggal bagaimana membentuk konsep regulasi dengan pendekatan yang sedikit berbeda. Misalnya, memberikan sertifikasi kepada maskapai penerbangan untuk mengoperasikan drone untuk tujuan mengangkut barang logistik.

Yang perlu diperhatikan mulai dari sertifikasi dronenya termasuk registrasinya. Selain itu, manajemen lalu lintasnya juga harus diintegrasikan dengan penerbangan komersial.

"Peraturan tersebut adalah sertifikasi maskapai penerbangan untuk drone yang mengangkut barang. Nanti dilihat juga soal sertifikasi tipe, registrasi dan identifikasi, serta bagaimana membuat manajemen lalu lintasnya terintegrasi," jelas Budi Karya.

(zlf/zlf)