Beredar Nama Pengganti Edhy Prabowo, Ini Kriteria Menteri KP Baru

Soraya Novika - detikFinance
Senin, 21 Des 2020 19:45 WIB
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki mobil usai melakukan penggeledahan di Kantor Mina Bahari IV Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta, Jumat (27/11/2020). KPK melakukan penggeledahan usai ditangkapnya mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bersama enam tersangka lainnya dalam kasus dugaan suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.
Foto: ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Jakarta -

Isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wapres Ma'ruf Amin jadi sorotan. Hal itu kemudian mendorong munculnya beberapa nama yang bakal mengisi kursi Menteri KP yang tengah kosong akibat tersandung kasus korupsi. Dari berbagai nama yang muncul, seperti apa sih kriteria yang paling cocok menggantikan sosok Edhy Prabowo?

Menurut Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah setidaknya ada 4 kriteria yang pas untuk menduduki posisi itu. Pertama, tercatat memiliki integritas yang baik di masyarakat.

"Satu punya integritas yang tinggi, integritas itu moral, kebaikan, kejujuran lah yang paling penting. Integritas atau kejujuran ini bisa diukur dari pengalamannya sebelumnya jadi KKP, misal dari organisasi atau tempat kerjanya, kan punya track record di sana, " ujar Trubus kepada detikcom, Senin (21/12/2020).

Kedua, memiliki kompetensi yang dibutuhkan di Kementerian KP." Kedua adalah kompetensi. Paling tidak memahami tupoksi KKP, " sambungnya.

Adapun syarat ketiga calon Menteri KP yang baru, memiliki jaringan yang kuat dengan berbagai negara maupun stakeholder di dalam negeri terkait isu kelautan dan perikanan.

"Karena kan KKP ini menyangkut sumber daya alam kita yang ada di perbatasan dengan negara lain, itu yang penting, jadi punya kapasitas untuk bernegosiasi, punya kapasitas untuk bermusyawarah menyelesaikan dengan baik, punya diplomasi yang baik dan kuat," imbuhnya.

Terakhir, atau keempat, calon Menteri KP harus dekat dengan masyarakat terutama nelayan dan masyarakat di pantai.

"Intinya punya basis ke sana, bukan orang yang menara gading, maksudnya bukan orang yang duduk di belakang meja, tak tau menau, tapi yang punya kepedulian ke masyarakat pantai dan nelayan," timpalnya.

(dna/dna)