Virus Corona Baru Bisa Bikin Inggris Kekurangan Pangan

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Selasa, 22 Des 2020 11:14 WIB
People dine outside on a street in central London, Saturday, Oct. 31, 2020. Earlier Saturday British Prime Minister Boris Johnson announced England will start a monthlong lockdown next week. Johnson says the new measures will begin Thursday and last until Dec. 2. (AP Photo/Alberto Pezzali, Pool)
Foto: AP/Alberto Pezzali
Jakarta -

Virus baru COVID-19 yang melanda Inggris bakal membuat negara tersebut kesulitan pasokan pangan. Masalah virus ini menambah kekacauan yang terjadi di pelabuhan Inggris.

Mengutip CNN, Selasa (22/12/2020), Prancis telah menangguhkan hubungan transportasi dengan Inggris setelah varian baru muncul.

Lusinan negara di Eropa dan banyak negara di Eropa telah menghentikan penerbangan dari Inggris. Lalu, pemerintah Prancis telah mengumumkan larangan 48 jam bagi pengemudi truk yang menggunakan rute feri dan kereta api dari Inggris ke Prancis.

Supermarket Inggris mengingatkan potensi kekurangan beberapa produk jika pembatasan Prancis tidak segera dilonggarkan. Sementara, pemerintah Inggris akan segera menggelar pertemuan terkait masalah tersebut.

Salah satu jaringan supermarket terbesar, Sainsbury's menyatakan telah menimbun cukup banyak produk untuk mencegah orang Inggris pergi tanpa makan malam Natal. Namun, mereka telah mengingatkan tentang kekurangan beberapa buah dan sayuran segar jika situasinya tidak segera membaik.

"Jika tidak ada yang berubah, kami akan mulai melihat celah dalam beberapa hari mendatang pada selada, daun salad, kembang kol, brokoli, buah jeruk yang semuanya diimpor dari UE saat ini," ungkap Sainsbury dalam sebuah pernyataan.

"Kami berharap pemerintah Inggris dan Prancis dapat mencapai solusi yang memprioritaskan pengiriman langsung produk dan makanan," tambahnya.

(acd/zlf)