3 Titah Jokowi buat M Lutfi yang Ditunjuk Jadi Mendag

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 23 Des 2020 12:36 WIB
M Lutfi Menteri Perdagangan Baru
Foto: Dok. Kemendag
Jakarta -

Presiden Joko Widodo telah melantik Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan yang baru. Lutfi menggantikan Agus Suparmanto di pos kepemimpinan Kementerian Perdagangan.

Ditemui usai melakukan serah terima jabatan di Kantor Pusat Kemendag, Jakarta Pusat, Lutfi memaparkan 3 pesan khusus dari Jokowi setelah ditunjuk sebagai Menteri Perdagangan.

Pesan yang pertama adalah Lutfi diminta menjaga kestabilan harga barang, utamanya menjaga angka inflasi tidak tinggi.

"Jadi waktu dipanggil pak Jokowi, pak Jokowi pesan 3 hal, hal itu adalah menjaga kestabilan harga terutama inflasi," ujar Lutfi di Kantor Pusat Kemendag, Rabu (23/12/2020).

Pesan yang berikutnya adalah Lutfi diminta untuk membantu bisnis para pengusaha UMKM. Dia mengatakan, Jokowi meminta UMKM lebih banyak bisa melakukan ekspor barang.

"Kedua beliau titip pesan bahwa mesti dibantu UMKM, pasar ekspor diperbaiki strukturnya kalau-kalau perlu panggil konsultan dari Balai Latihan Ekspor," kata Lutfi.

Yang terakhir, Lutfi menjelaskan Jokowi meminta agar perdagangan internasional Indonesia bisa merangsek ke pasar-pasar negara non tradisional. Dia diminta lebih banyak menekan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).

"Yang ketiga adalah bagaimana kita menembus pasar non tradisional dengan perundingan Comprehensive Economic Partnership Agreement. Tahun ini kita susah tanda tangan beberapa yang penting. Kami juga melihat opportunity-opportunity atau peluang menegosiasikan pasar non tradisional," jelas Lutfi.

Misalnya mendorong perdagangan ke negara-negara Afrika hingga Amerika Selatan. "Seperti negara Afrika dan South America jadi ini bagian utama yang akan dipelajari sesuai keinginan pak Presiden," sebut Lutfi.

Seperti diketahui ini bukan kali pertama Lutfi diangkat menjadi Menteri Perdagangan. Sebelumnya, Lutfi pernah diangkat menjadi Menteri Perdagangan di zaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Lutfi menjabat sejak 14 Februari hingga 20 Oktober 2014. Dirinya juga sempat menjadi Kepala BKPM selama 4 tahun mulai dari 16 Mei 2005 hingga 22 Oktober 2009.

(eds/eds)