#SandiUnoAndalan dan Sakti Wahyu Trenggono Ramaikan Medsos

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 23 Des 2020 18:25 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Nama Sandiaga Salahuddin Uno dan Sakti Wahyu Trenggono jadi trending topic di Twitter. Keduanya baru saja dilantik sebagai menteri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sandiaga Uno dilantik sebagai menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (menparekraf) menggantikan Wishnutama, sementara Sakti menjadi menteri kelautan dan perikanan (MKP) menggantikan posisi Edhy Prabowo yang terjerat kasus korupsi ekspor benih lobster.

Berdasarkan pantauan detikcom, Rabu (23/12/2020), pukul 17.56 WIB,
Sandiaga trending dengan tagar #SandiUnoAndalan dan sudah di-tweet 2.554 kali. Sedangan Sakti menggema dengan kata kunci Sakti Wahyu Trenggono yang sudah di-tweet 7.553 kali.

Menteri-menteri baru Jokowi tampaknya memang sedang menjadi sorotan netizen. Sebelumnya nama lain seperti Tri Rismaharini yang ditunjuk menjadi menteri sosial juga trending topic.

Diketahui, total harta kekayaan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tercatat Rp 5 triliun atau Rp 5.099.960.524.965 per tahun 2018. Sandiaga tercatat memiliki banyak aset mulai dari tanah dan bangunan hingga simpanan kas.

Untuk tanah dan bangunan, total ada 15 lokasi yang dilaporkan Sandiaga. Adapun lokasi tanah dan bangunan yang dimiliki berlokasi di Jakarta Selatan dan Tangerang, ada pula di Singapura dan Amerika Serikat (AS). Totalnya Rp 191.644.398.989.

Aset terbesar Sandiaga berupa surat berharga dengan nilai Rp 4.707.615.685.758. Lalu, ada juga harta berupa kas dan setara kas. Namun begitu, dia juga ada utang yang nilainya Rp 340.028.135.379.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memiliki kekayaan Rp 1.947.253.281.442 atau Rp 1,9 triliun. Harta kekayaan Sakti Wahyu Trenggono tersebar ke beberapa aset seperti tanah dan bangunan senilai Rp 54.487.473.855 alias Rp 54,4 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp 6.102.000.000 alias Rp 6,1 miliar.

Selanjutnya dalam bentu harta bergerak lainnya sebesar Rp 16.244.200.000 atau Rp 16,2 miliar, surat berharga senilai Rp 1.667.122.333.700 atau Rp 1,6 triliun, kas dan setara kas senilai Rp 141.741.462.002 atau Rp 141,7 miliar, dan harta lainnya senilai Rp 61.555.811.885 atau Rp 61,5 miliar.

(toy/dna)