Bisnis Bus Merana, Begini Strategi Pengusaha Lawan Pandemi Corona

- detikFinance
Minggu, 27 Des 2020 13:43 WIB
Bus Premium untuk Kelas Ekonomi dari PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN)
Foto: Dok. PO. Siliwangi Antar Nusa (SAN)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 yang melanda dunia sejak sembilan bulan terakhir, mendorong Perusahaan Otobus melakukan terobosan agar tidak ditinggal konsumen.

Salah satunya dilakukan PO SAN Putera Sejahtera (PO SAN) lewat pengadaan 8 bus mewah baru yakni Bus Scania K410IB-6x2, yang dilengkapi Air Conditioner Intelligent Air Purification and Disinfaction System, untuk menjaga kualitas udara yang aman dan sehat dalam ruangan bus berpendingin udara.

"Kondisi pandemi ini menjadi tantangan khususnya bagi pengusaha bus, namun kami ingin terus menjaga komitmen memberikan layanan terbaik bagi konsumen setia kami. Salah satunya dengan menghadirkan delapan unit bus terbaru kami yang dilengkapi fitur menjaga kesehatan udara di dalam kabin," kata Direktur Utama PO SAN Kurnia Lesani Adnan, saat peluncuran delapan unit bus, di Semarang (23/12).

Kedelapan Bus Scania K410IB-6x2 milik PO. SAN ini dilengkapi teknologi Intelligent Air Purification and Disinfection System 2.0 besutan SONGZ. Air Purifier ini dapat membersihkan udara dari partikel kecil sampai 2,5 mikron yakni dari polusi udara seperti asap, bau tidak sedap dan membunuh kuman karena dilengkapi 4 teknologi mutakhir: 1. Electrostatic dust collection (PM2.5), 2. UV lamp, 3. Ionizer, dan 4. Photocatalyst filter.

AC Bus Scania K410IB-6x2 terbaru ini menggunakan Thermo King, yakni AC bus dengan kinerja terbaik dan handal dengan tingkat kenyamanan maksimal pada kondisi iklim yang ekstrim.

Bus Scania K410IB-6x2 terbaru ini dibangun oleh Karoseri Laksana (Semarang) dan Karoseri Adiputro (Malang), masing-masing membangun empat unit. Nantinya, kedelapan bus ini akan memperkuat layanan PO SAN untuk trayek Pasir Pangaraian - Pekan Baru - Lintas Timur - Tol Sumatera - Jakarta - Tol Trans Jawa - Solo - Tulungagung - Blitar.

Selama ini trayek Solo-Pekanbaru dilayani lima unit bus Scania 410IB-6X2. "Dengan adanya delapan unit baru, maka lima bus yang sudah ada, akan tetap melayani trayek yang sama namun kami alihkan melalui jalur selatan Jawa," jelas Sani.

Seluruh bus baru yang mewah ini menurut Sani, akan memiliki konfigurasi tempat duduk 2-2, dan kapasitas angkutnya mencapai 56 penumpang. Harga tiket dibandrol sekitar Rp 550.000. "Harga ini sangat terjangkau mengingat fasilitas yang diberikan di bus ini. Setiap tempat duduk dilengkapi fasilitas tambah daya untuk telepon seluler," ujar Sani.

Untuk bisa memberikan fasilitas mewah namun dengan harga tiket yang terjangkau ini, PO SAN pun menginvestasikan sebesar Rp 25 miliar untuk delapan unit bus ini. Keberaniannya berinvestasi di masa pandemi seperti sekarang, menurut Sani, karena dirinya melihat prospek yang besar di sisi angkutan darat. "Ekonomi akan terus bergerak maju. Tidak mungkin kita diam saja. Apalagi saat ini, vaksin COVID-19 sudah ditemukan dan akan mulai disebarkan. Tentu kita harus melakukan sesuatu, bersiap akan kebangkitan baru di tahun 2021. Kita tidak mau ketinggalan dan kehilangan momentum kebangkitan ekonomi pasca pandemi," ujar Sani.

Menyongsong tahun baru 2021 dimana saat ke- 8 unit bus baru tersebut akan beroperasi, PO. SAN akan bekerjasama dengan RedBus, sebuah perusahaan agregator untuk penjualan tiket online khusus bus, dengan memberikan harga promosi. Dengan kemudahan waktu keberangkatan yang fleksibel hingga Maret 2021. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat menentukan kapan mereka akan melakukan perjalanan di kondisi yang serba tidak pasti.

Sani menambahkan sebagai bukti komitmennya memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, PO. SAN memperoleh Penghargaan Wahana Adiguna untuk kategori AKAP Non Ekonomi - Perusahaan Besar dari Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan pada 14 Desember 2020.

"Penghargaan ini terkait dengan pelayanan. PO. SAN akan terus berinovasi untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan, sehingga dapat meningkatkan citra positif dan kecintaan masyarakat untuk menggunakan bus sebagai moda transportasinya," ujar Sani.

Truck, Bus, and Crane Sales Operation Division Head, PT United Tractors Tbk, Suhardi mengatakan sebagai distributor tunggal merek Scania di Indonesia, United Tractors siap mendukung kemajuan transportasi darat. Keberhasilan pembangunan infrastrukur bergantung pada sistemmoda transportasi yang baik khususnya pada sektor transportasi darat.

"Dalam menjawab segala tantangan tersebut, United Tractors menawarkan solusi dengan menyediakan alat transportasi ternama di dunia yakni Scania. SebagaiLeading Transportation Provider, United Tractors senantiasa berkomitmen memajukan bisnis transportasi mitra usaha didukung dengan jaminan layanan jual prima, termasuk kepada PO SAN yang menjadi mitra kami dengan meluncurkan 8 unit bus Scania K410IB-6x2 terbaru ini," kata Suhardi.

Spesifikasi bus ada di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2