Mau Dibawa Sandi ke Kemenparekraf, Ini Kabar Terbaru OK OCE

Anisa Indraini - detikFinance
Senin, 28 Des 2020 15:55 WIB
Peluncuran Program Ok Oce Stock Centre 

Wakil Gubernur DKI terpilih Sandiaga Uno hari ini meluncurkan OK OCE Stock Center dan membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (02/06/2017). 
Kedatangan Sandiaga Uno ini untuk meluncurkan program OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) Stock Center yang telah diresmikan pada April 2017 lalu. Grandyos Zafna/detikcom
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

One Center of Entrepreneurship (OK OCE) rupanya masih berjalan terus. Gerakan itu menjadi program unggulan yang dicetuskan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mulai dari Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 dan Pemilu 2019.

Ketua Umum OK OCE Indonesia, Iim Rusyamsi menegaskan program tersebut bukan hanya janji politis kampanye saja. Dia mengklaim hingga kini sudah ada 500 ribu peserta OK OCE yang terdaftar di seluruh Indonesia.

"OK OCE ini gerakan sosial, penciptaan lapangan kerja berbasis wirausaha. Jadi gerakan sosial ini terus kami jalankan, bukan hanya karena ada acara politik misalnya Pilpres atau Pilkada, tetapi memang ini adalah gerakan sosial yang terus-menerus kami jalankan. Saat ini total anggota OK OCE seluruh Indonesia sudah lebih dari 500 ribu," kata Iim kepada detikcom, Senin (28/12/2020).

Jumlah 500 ribu anggota tersebut terdiri dari berbagai macam usaha yang dijalankan mulai dari kuliner, fashion, kerajinan tangan, hingga jasa. Mereka didampingi bersama 200 komunitas penggerak lapangan kerja di seluruh negeri.

"Memang usaha mikro dan kecil ini banyak yang daftar ke kami melalui komunitas-komunitas dan pemerintah daerah yang sudah bergabung dengan kami. Saat ini komunitas penggerak yang sudah bergabung bersama kami termasuk pemerintah daerah di beberapa provinsi, kota/kabupaten, organisasi masyarakat, pengusaha totalnya ada 200 komunitas," jelasnya.

Lewat OK OCE peserta diberikan akses melalui kurikulum 7 TOP (Tahap OK OCE Menuju Prima). Tahap pertama masyarakat diminta untuk mendaftar kepada komunitas penggerak atau pemerintah daerah setempat. Kedua, masyarakat tersebut akan diberi pelatihan baik kepada yang baru mau buka usaha atau yang ingin meningkatkan usahanya. Ketiga, OK OCE akan memberikan pendampingan (training of trainer).

Keempat, anggota yang sudah terdaftar akan dibantu untuk mengurus perizinan usaha yang dibutuhkan, hingga kelima dibantu sampai proses pemasaran. Keenam, anggota tersebut akan diajarkan untuk membuat laporan keuangan yang baik sebagai wirausaha dan terakhir, OK OCE yang digagas Sandiaga Uno ini akan memberikan akses permodalan seperti ke perbankan.

(eds/eds)