Pendapatan Bisnis Judi Makau Merosot Nyaris 80% Gegara Pandemi

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 01 Jan 2021 21:00 WIB
Kasino Grand Lisboa di Makau
Foto: Dadan Kuswaraharja
Jakarta -

Bisnis judi di Makau juga ikut terpukul oleh pandemi COVID-19. Pendapatan bisnis judi di Makau setahun penuh ini anjlok 79,3%.

Penurunan itu mencerminkan pukulan dari pandemi virus COVID-19 yang telah mendorong pembatasan perjalanan yang meluas di seluruh dunia.

Dikutip dari Reuters, Jumat (1/1/2021), sampai penghujung tahun saja, pendapatan perjudian di Makau belum ada pemulihan yang berarti. Di bulan Desember lalu, pendapatan bisnis Judi Makau merosot 65,8% (yoy).

Meski begitu, level tersebut disebut tak terlalu parah dibandingkan beberapa bulan terakhir karena pusat kasino terbesar di dunia itu memang mulai mengalami peningkatan pengunjung dari pasar utamanya yaitu China daratan.

Pendapatan bisnis judi di bulan Desember adalah 7,8 miliar pataca atau US$ 976,71 juta setara Rp 13,69 triliun (kurs Rp 14.022/US$). Demikian menurut data yang dirilis oleh pemerintah Makau pada hari Jumat ini.

(fdl/fdl)