Catat! Aturan Lengkap Perjalanan Masa Pembatasan 9-25 Januari

Herdi Alif Alhikam - detikFinance
Minggu, 10 Jan 2021 09:02 WIB
Guna cegah penyebaran virus Corona jelang nataru, rapid test antigen juga diberlakukan bagi para penumpang bus di berbagai terminal Ibu Kota. Berikut potretnya.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Aturan baru soal ketentuan perjalanan orang dalam negeri dalam masa pandemi COVID-19 baru saja diterbitkan Satuan Tugas Penanganan COVID-19. Aturan ini resmi berlaku lewat SE Satgas COVID-19 no 1 tahun 2021.

Aturan ini juga diteken langsung oleh Kepala Satgas COVID-19 Doni Monardo pada tanggal 9 Januari 2020 dan akan berlaku mulai 9-25 Januari 2020.

"Surat Edaran ini berlaku efektif mulai tanggal 9 Januari sampai dengan tanggal 25 Januari 2021 dan akan dievaluasi lebih lanjut sesuai kebutuhan," bunyi salah satu poin dalam SE Satgas COVID-19 no 1 tahun 2021, dikutip Sabtu (9/1/2021).

SE no tahun 2021 ini mengatur sederet protokol kesehatan untuk perjalanan orang. Aturan ini juga mengatur soal pemantauan, pengendalian, dan evaluasi pemberlakuannya di lapangan.

Salah satu yang diatur adalah penggunaan tes negatif COVID-19 yang digunakan untuk syarat perjalanan. Misalnya, untuk ke Bali pelaku perjalanan dengan moda transportasi udara wajib menunjukkan surat keterangan negatif PCR test sebagai syarat perjalanan maupun melakukan rapid test antigen.

Tes PCR sendiri harus dilakukan maksimal 2x24 jam Sementara itu, untuk rapid test antigen maksimal dilakukan dengan kurun waktu maksimal 1x24 jam.

Kemudian, untuk moda transportasi darat dan laut ke Bali wajib melakukan tes PCR atau rapid test antigen dengan kurun waktu tes maksimal 3x24 jam.

Berikut ini protokol kesehatan terbaru dalam SE Satgas COVID-19 no 1 tahun 2021 selengkapnya:
1. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M.

2. Pengetatan protokol kesehatan perjalanan orang yang perlu dilakukan berupa:
a. Penggunaan masker wajib dilakukan dengan benar menutupi hidung dan mulut
b. Jenis masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain 3 lapis atau masker medis
c. Tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan dengan moda transportasi umum darat, laut, perkeretaapian, dan udara
d. Tidak diperkenankan untuk makan dan minum sepanjang perjalanan penerbangan bagi perjalanan yang kurang dari 2 jam, terkecuali bagi individu yang wajib mengkonsumsi obat dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

3. Pelaku perjalanan dalam negeri harus mengikuti ketentuan sebagai berikut:
a. Setiap individu yang melaksanakan perjalanan orang dengan kendaraan pribadi maupun umum bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, serta tunduk dan patuh pada syarat dan ketentuan yang berlaku.

lanjut ke halaman berikutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2