Jurus Baru Promosi Pariwisata ala Sandiaga: Gunakan Big Data

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 18:20 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno memaparkan salah satu inovasi baru untuk mempromosikan pariwisata. Menurutnya, cara baru ini bisa membuat promosi lebih mudah tanpa perlu membuat materi promosi secara langsung.

Hal tersebut akan dilakukan Sandiaga dengan inovasi big data. Dia mengatakan kini promosi wisata tak akan lagi menggunakan pendekatan biografis dengan meletakkan materi promosi di suatu tempat.

"Prirotias inovasi yang akan kita lakukan adalah menggunakan big data. Di mana di masa lalu promosi pariwisata menggunakan strategi biografi, menempatkan materi promosi di suatu tempat," ujar Sandiaga dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR, Kamis (14/1/2021).

Menurutnya, dengan big data, upaya promosi akan semakin mudah. Bahkan untuk menjaring pasar di belahan dunia yang jauh dari Indonesia.

Misalnya, dengan membuat iklan di internet big data bisa mengarahkannya ke pasar yang ingin dituju. Misalnya saja, mengincar masyarakat Ukraina di umur 19-32 tahun.

"Kini dengan big data, saya bisa meminta dunia melakukan pendekatan segmented dan targetted untuk pasang promosi. Ke orang Ukraina misalnya, dengan umur 19-32, itu bisa dilakukan dengan big data," ujar Sandiaga.

Masih dalam program inovasi pariwisata, Sandiaga mengatakan pihaknya juga akan melakukan pemulihan secara mendasar. Mulai dari toilet hingga infrastruktur yang terkoneksi.

"Strategi inovasi ini juga kita akan melakukan perubahan mendasar di destinasi wisatanya, mulai dari kebersihan toilet, sampai ke hotelnya. Apalagi di kawasan wisata program super prioritas. Kita pun akan membuat infrastruktur dan interkoneksi," kata Sandiaga.

(dna/dna)