ADVERTISEMENT

3 Fakta Relief Bersejarah di Gedung Sarinah

Anisa Indraini - detikFinance
Jumat, 15 Jan 2021 18:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir meninjau lokasi penemuan relief di gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1/2021). Relief tersebut akan direstorasi dan dipamerkan kepada publik saat pemugaran gedung Sarinah rampung. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj.
Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Jakarta -

Sejumlah relief bersejarah ditemukan di Gedung Sarinah, Jakarta Pusat yang sedang direnovasi. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kemarin meninjau tempat penemuan tersebut.

Berikut 3 faktanya:

1. Erick Thohir Terharu

Dalam kesempatan itu, Erick menyayangkan kondisi relief yang tidak terawat. Padahal keberadaan relief dianggap penting untuk mengenal sejarah.

"Ini bangsa besar adalah bangsa yang mengenal sejarahnya dan tentu bangsa besar itu adalah bangsa yang cinta karya seninya. Saya terus terang sangat terharu dalam arti saya juga pecinta seni, ketika melihat kondisi seni budaya yang kita punya ini tidak terawat," kata Erick dikutip detikcom, Jumat (15/1/2021).

2. Minta Relief Direstorasi

Erick meminta pihak PT Sarinah (Persero) dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) untuk mengembalikan kondisinya seperti dahulu. Erick mau relief bersejarah itu jadi ikon di Gedung Sarinah yang baru dan dipamerkan saat renovasi rampung.

"Saya meminta Sarinah, WIKA, kita perbaiki kembali seperti yang dahulu. Apalagi ini memang menjadi salah satu ikon nanti untuk pembangunan Sarinah baru," ucapnya.

3. Diresmikan saat Hari Pahlawan

Peresmian Gedung Sarinah yang baru ditargetkan akan dilakukan bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November mendatang.

"Nah mudah-mudahan kita akan resmikan pada saat Hari Pahlawan yaitu November (2021)," imbuhnya.

Menurut Erick, masyarakat harus mengetahui bahwa seniman terdahulu juga merupakan seorang pahlawan. Untuk itu, dia mau peninggalan itu dijaga agar anak cucu ke depan bisa melihat peninggalan tersebut.

"Untuk kita juga mengingat bahwa pahlawan bangsa ini juga banyak dari seniman, tidak hanya pahlawan yang kita kenal, tapi tentu para seniman yang terdahulu. Untuk itu saya titip supaya diperbaiki dan dijaga dan ini sayang sekali," imbuhnya.

(ara/ara)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT