3 Fakta Baru Kasus Jouska yang Terancam Pasal soal Insider Trading

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 15 Jan 2021 19:30 WIB
Jouska
Foto: Jouska (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Kasus PT Jouska Finansial Indonesia (Jouska) dikenakan pasal tambahan. Pasal yang dimaksud adalah Pasal 104 Undang-undang (UU) Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal.

"Setelah saya lihat di sini ada satu penambahan pasal, yaitu Pasal 104 Undang-undang Pasar Modal, yang sebelumnya di Polda Metro Jaya belum masuk ke laporan, tapi ternyata di sini langsung dinaikkan," ujar kuasa hukum nasabah Jouska Rinto Wardhana ditemui di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (15/1/2021).

Berikut 3 fakta seputar hal tersebut:

1. Insider Trading

Menurut Rinto, pasal itu ditambahkan lantaran terlapor telah membuka rahasia terkait perdagangan di bursa saham atau terindikasi melakukan insider trading. Insider trading merupakan salah satu praktik perdagangan saham yang ilegal di pasar modal. Insider trading adalah praktik dari oknum yang memiliki akses informasi kepada perusahaan tercatat yang tidak dimiliki investor lainnya.

Oknum tersebut mendapatkan informasi positif ataupun rencana aksi korporasi yang akan dilakukan emiten sebelum diumumkan.

"Iya, insider trading. Nah seharusnya kan tidak boleh demikian karena sudah ada pasal tindak pidananya tersendiri, tetapi yang terjadi sebelum hal ini diketahui publik tapi oknum tertentu telah membuka itu ke publik, ada indikasi ke situ. Ini yang sedang didalami oleh penyidik," terang Rinto.

Selanjutnya
Halaman
1 2