Bangkrut, Debenhams Mau Dibeli Boohoo

Aulia Damayanti - detikFinance
Senin, 25 Jan 2021 14:53 WIB
PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) sudah menutup beberapa gerai ritel. Sebut saja Lotus, Debenhams, dan kini ada Dorothy Perkins. Yuk lihat foto-fotonya.
Foto: Danang Sugianto/Ari Saputra
Jakarta -

Perusahaan fesyen yang berumur 242 tahun asal Inggris, Debenhams dikabarkan akan dibeli oleh pengecer mode online, Boohoo. Mengingat, Debenhams telah jatuh bangkrut setelah gagal mendapatkan kesepakatan penyelamatan bisnis.

Dikutip dari BBC, Senin (25/1/2021) namun, Boohoo tidak akan mengambil alih 118 toko dan tenaga kerja Debenhams yang tersisa. Jadi 12 ribu pekerja Debenhams akan terancam terkena PHK.

Sebelumnya, Debenhams telah mulai menjual dan menutup 124 tokonya sejak Desember 2020. Dan kini, dalam seminggu terakhir, perusahaan mengumumkan bahwa enam toko tidak akan dibuka kembali setelah lockdown, termasuk department store andalannya di Oxford Street London.

Saat dimintai keterangan terkait kabar akuisisi tersebut, pihak Debenhams maupun Boohoo tidak memberikan tanggapan. Boohoo sendiri telah membeli sejumlah merek mewah di Inggris, termasuk Oasis, Coast dan Karen Millen.

Debenhams sendiri telah berjuang selama bertahun-tahun dengan keuntungan yang terus menurun dan utang yang meningkat. Hal itu disebabkan karena sebagian besar konsumen kini beralih untuk belanja online.

Keadaannya pun semakin parah saat pandemi COVID-19 melanda. Karena toko-toko dipaksa tutup untuk menahan penularan virus. Akibatnya sekitar 6.500 pekerja harus dipangkas pada Mei 2020.

(zlf/zlf)