Ntap! Anak Usaha Agensi BTS Dapat Suntikan Jumbo Rp 4,5 T

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 28 Jan 2021 08:06 WIB
Momen Seru BTS Saat Makan Bareng
Foto: dok. BigHit Entertainment
Jakarta -

Naver, perusahaan portal web yang sangat populer di Korea memutuskan untuk berinvestasi ke anak usaha Big Hit Entertainment sebesar 354,8 miliar won (sekitar US$ 321 juta) atau setara Rp 4,5 triliun. Dalam rapat dewan perusahaan juga telah menyetujui rencana tersebut. Big Hit merupakan agensi BTS.

Melansir Koreaboo, Kamis (28/1/2021), Naver akan menginvestasikan uang itu ke beNX dan akan menjadi pemegang saham baru bersama Big Hit Entertainment.

Sementara itu, Naver akan menyerahkan anka usahanya V Live berada di bawah beNX, yang kemudian akan diintegrasikan teknologi tersebut ke dalam platform Weverse.

Dengan aksi stock swap agensi BTS ini, yang sekarang menjadi perusahaan induk baru untuk V Live, akan bekerja sama dengan Naver untuk membuat komunitas penggemar global baru yang dapat mengintegrasikan pengguna, konten, dan layanan yang ditawarkan oleh Weverse dan V Live kepada penggemar.

Big Hit Entertainment, yang telah memiliki pengalaman dan pengetahuan bertahun-tahun di pasar hiburan, memimpin kemitraan dengan Naver yang berfokus pada aspek teknologi.

"Sejak diluncurkan pada 2019, Weverse telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa dan telah mengonfirmasi kebutuhan serta pengaruh platform komunitas penggemar di pasar musik global. Kami memiliki harapan yang tinggi untuk sinergi yang akan tercipta antara Weverse dan V Live melalui kolaborasi skala penuh kami dengan Naver. Berdasarkan ini, kami akan membuat platform komunitas penggemar yang tak tertandingi di pasar global," tulis Big Hit Entertainment.

Sementara Naver akan menjadi pemegang saham terbesar kedua di V Live setelah transfer saham ke beNX. Kepemilikan sahamnya menjadi 49%.

Naver akan bekerja sama dengan agensi BTS dan beNX untuk menciptakan platform komunitas penggemar terkemuka di seluruh dunia.

"Untuk memperluas pengaruhnya di pasar global, daripada menjadi pesaing, lebih perlu bekerja sama untuk menciptakan sinergi yang meningkatkan daya saing kita di pasar. Kami akan menjadi pemain unik di pasar hiburan global dengan menambahkan K-Content ke K-technology yang sudah kompetitif," tulis Naver.

(das/fdl)