Terkuak! Ini 3 Alasan Pasar Muamalah Transaksi Pakai Dinar-Dirham

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 04 Feb 2021 19:30 WIB
Seorang warga melintas depan ruko pasar muamalah yang disegel polisi di Tanah Baru, Depok, Jawa Barat, Rabu (3/2/2021). Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap pendiri Pasar Mualamah Zaim Saidi dan menyegel ruko yang digunakan sebagai tempat transaksi pembayaran menggunakan koin dinar, dirham, dan emas. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/hp.
Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA
Jakarta -

Pendiri Pasar Muamalah di Depok, Jawa Barat, Zaim Saidi (ZS) ditangkap Bareskrim Polri karena diduga melayani jual-beli menggunakan dinar dan dirham. Dari situ terkuak alasan pelaku menggunakan koin tersebut untuk transaksi.

Akibat perbuatannya, Zaim Saidi disangkakan dengan Pasal 9 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Selain itu juga dijerat dengan Pasal 33 UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Dia pun terancam hukuman 15 tahun penjara.

Berikut 3 alasan Pasar Muamalah transaksi pakai dinar dan dirham:

1. Ada Bisnis Terselubung

Ada bisnis terselubung yang dijalani Zaim Saidi sebagai inisiator dan penyedia lapak Pasar Muamalah. Dia menyediakan penukaran rupiah dengan koin dinar dan dirham sebagai alat tukar dengan barang yang diperdagangkan.

"Jadi saudara ZS selain mengelola pasar, dia juga mengelola tukar menukar. Jadi orang yang mau belanja di Pasar Muamalah, menukarkan uang rupiahnya dari rupiah menjadi dinar atau dirham," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan dikutip detikcom, Kamis (4/2/2021).

2. Dapat Untung 2,5%

Dari setiap melayani warga yang ingin menukar rupiah menjadi dinar dan dirham, dia mencari keuntungan sebesar 2,5%. "Nah di situlah dia mencari keuntungan dengan margin 2,5% dari nilai tersebut," ucapnya.

Warga yang menukarkan rupiahnya menjadi dinar dan dirham bukan disebut sebagai pelaku maupun korban. Pasalnya mereka tak terlibat membuat mata uang, melainkan hanya menggunakan karena sekadar menukar.

"Jadi dia tidak disebut pelaku, juga tidak disebut korban. Di sini barang siapa yang membuat gitu ya, bukan menggunakan. Jadi dia nggak korban, dia kan cuma tukar," jelasnya.

3. Ratusan Koin Diamankan

Dalam penangkapan Zaim Saidi, penyidik menyita sejumlah barang bukti, di antaranya:

3 Keping koin 1 Dinar
1 keping koin ¼ Dinar
4 keping koin 5 Dirham
4 keping koin 2 Dirham
34 keping koin 1 Dirham
37 keping koin ½ Dirham
22 keping koin 3 Fulus
977 keping koin 2 Fulus

(aid/fdl)