Target Ekonomi 5% di 2021 Masih Realistis?

Hendra Kusuma - detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2021 16:15 WIB
Bank Dunia memprediksi laju pertumbuhan ekonomi RI tumbuh 4,4% di tahun 2021. Hal itu didasarkan pada peluncuran vaksin yang efektif pada kuartal pertama 2021.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional kembali ke level 5% di tahun 2021. Angka target tersebut juga sudah tertuang dalam asumsi dasar ekonomi dalam APBN tahun ini.

Untuk mencapai target tersebut, tampaknya pemerintah butuh ekstra kerja keras. Sebab, tantangan perekonomian nasional maupun dunia masih berasal dari pandemi COVID-19.

Pada tahun 2020, perekonomian Indonesia minus 2,07%. Hal itu menyusul realisasi pertumbuhan ekonomi minus 2,19% di kuartal IV-2020. Melihat angka tersebut, apakah target ekonomi kembali ke 5% masih realistis?

Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati menilai target tersebut akan sulit direalisasikan oleh pemerintah. Sebab, penyebaran COVID-19 di tanah air masih tinggi setiap hari hingga saat ini.

"Sulit dicapai jika masalah pandemi COVID-19 belum bisa diatasi dengan perubahan perilaku masyarakat untuk disiplin menjalankan 5M dan pemerintah harus konsisten menjalankan 3T," kata Nina saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/2/2021).

Sementara peneliti dari CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet menilai pemerintah harus bisa mengeksekusi kebijakan vaksinasi dengan baik sekaligus penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dilakukan dengan proses testing, tracing, treatment (3T) dan protokol kesehatan (prokes) memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M) secara disiplin dan ketat.

Isolasi yang lebih masif, menyalurkan bantuan PEN yang lebih cepat, pertumbuhan ekonomi 5% masih mungkin untuk dicapai," kata Yusuf.

Menurut Yusuf, pemerintah juga perlu meniru apa yang dilakukan pemerintah Vietnam dalam menangani COVID-19. Pemerintah Vietnam berhasil menekan laju Corona yang berdampak pada pertumbuhan ekonominya tumbuh 2,9% di tahun 2020.

"Pelajaran tentu bisa diambil dari Vietnam, penanganan kesehatan dari COVID-19 yang baik pada muaranya akan berujung pada kinerja ekonomi yang lebih baik," ungkapnya.

Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan telah menyiapkan beberapa strategi agar tren pemulihan ekonomi nasional dapat berlanjut hingga akhir tahun 2021. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi ke level 5% di tahun 2021.

Kepala BKF Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan tren pemulihan ekonomi terlihat dari indikator purchasing manager index (PMI) Indonesia yang menjadi 52,2 pada Januari 2021.

"Tren pemulihan ekonomi pada triwulan IV-2020 ini diprediksi akan terus berlanjut di tahun 2021," kata Febrio dalam keterangan resminya.

(hek/eds)