Klaim BP Jamsostek Pekerja Migran Naik Jadi Rp 17 M

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 09 Feb 2021 16:02 WIB
Manfaat BP Jamsostek Naik
Foto: Manfaat BP Jamsostek Naik (Tim Infografis Fuad Hasim)
Jakarta -

Klaim pekerja migran Indonesia (PMI) terhadap berbagai asuransi BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) meningkat setiap tahunnya. Rekapitulasi klaim BP Jamsostek para PMI dari tahun 2017-2020 mencapai Rp 17,5 miliar.

"Klaim untuk tahun 2017 untuk JKK-JKM sebesar Rp 434 juta, kemudian tahun 2018 ada kenaikan (Rp 2,76 miliar), 2019 Rp 6,1 miliar, 2020 ada kenaikan Rp 8,1 miliar," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (9/2/2021).

Sedangkan, total pengajuan klaim PMI dari 10 Desember 2018-31 Januari 2021 mencapai Rp 21,3 miliar dengan total 698 kasus.

Adapun pengajuan klaim paling banyak ditujukan pada jaminan kematian JKM BP Jamsostek sebanyak 215 kasus setara Rp 13,7 miliar. Disusul kasus pemulangan PMI bermasalah sebanyak 158 kasus setara Rp 338,9 juta, lalu pengajuan klaim untuk biaya pengobatan akibat kecelakaan kerja sebanyak 96 kasus setara Rp 986,7 juta, santunan kematian JKK 55 kasus senilai Rp 4 miliar, untuk beasiswa program JKM bagi PMI sebanyak 46 kasus senilai Rp 97,8 juta.

Selain itu, ada juga yang karena gagal berangkat sebanyak 38 kasus senilai Rp 232,5 juta, untuk beasiswa program JKK bagi PMI sebanyak 24 kasus senilai Rp 45,1 juta, santunan cacat 23 kasus senilai Rp 1,09 miliar, bantuan pemulangan akibat kecelakaan kerja 15 kasus senilai Rp 102 juta, biaya transportasi akibat kecelakaan kerja 14 kasus Rp 7,23 juta.

Terakhir bantuan PHK akibat kecelakaan kerja 13 kasus senilai Rp 52 juta dan karena gagal ditempatkan sebanyak 8 kasus senilai Rp 60 juta. Sedangkan untuk kepesertaan BP Jamsostek dari segmen PMI ini tiap tahunnya kerap naik turun.

"Terkait dengan kepesertaan perlindungan jaminan sosial, tahun 2017-2020 kepesertaan naik turun, tahun 2020 kepesertaan 389.760, kalau PMI terdaftar dari 2017-2020 itu 747 ribu orang dan yang aktif 389 ribu orang," paparnya.

Untuk penerimaan iuran program PMI BP Jamsostek dari 2017-2020 totalnya mencapai Rp 263 miliar.

Saksikan juga 'Blak-blakan: BP Jamsostek Kejar Target 10 Juta Rekening':

[Gambas:Video 20detik]



(fdl/fdl)