Menyelisik Kelahiran Cheetos Cs yang Setop Produksi 6 Bulan Lagi

Soraya Novika - detikFinance
Jumat, 19 Feb 2021 06:45 WIB
Cheetos, Doritos dan Lays, Camilan Amerika yang Punya Sejarah Unik
Foto: Site News
Jakarta -

Sejumlah cemilan populer seperti Lays, Doritos, dan Cheetos segera hilang dari pasar Indonesia. Hal ini menyusul berubahnya struktur kepemilikan produsen tiga merek tersebut, PT Indofood Fritolay Makmur (IFL). Cemilan-cemilan tersebut pun tak bakal berproduksi lagi di Indonesia mulai Agustus 2021 mendatang.

Sebelum ketiga merek itu angkat kaki dari pasar Indonesia, menarik untuk ditelisik lebih mendalam sejarah kehadiran ketiga merek itu hingga akhirnya bisa mendunia seperti sekarang. Berikut sejarahnya dirangkum detikcom, Kamis (18/2/2021):

Lays

Keripik kentang Lays sudah ada sejak sekitar 75 tahun lalu. Dikutip dari Insider, Kamis (18/2/2021), Lays pertama kali dipasarkan oleh Herman W. Lay pada sekitar tahun 1930-an. Saat itu, Herman yang berprofesi sebagai salesman, menjual Lays berkeliling menggunakan mobilnya di sekitaran wilayah Nashville, Tennessee, AS.

Beberapa tahun kemudian, Herman membangun perusahaan keripiknya. Namun, di saat yang bersamaan, muncul pesaing Lays yang kemudian dikenal sebagai Fritos. Setelah bersaing hampir 30 tahun, Lays dan Fritos bergabung membentuk Frito-Lay tepatnya pada tahun 1961.

Empat tahun kemudian, perusahaan gabungan itu bergabung dengan Pepsi-Cola dan membentuk PepsiCo.

Lays lalu hadir dengan 8 rasa khas Amerika. Lalu, perlahan merek camilan ini meluas ke berbagai negara. Rasa-rasanya pun semakin beragam. Di India misalnya ada Lays rasa Magic Masala dan di Thailand ada rasa Ayam Kemangi dan Kari Kepiting. Bila ditotal, Lays punya 200 pilihan rasa di seluruh dunia.

Selanjutnya
Halaman
1 2