Kemenko Marves Blak-blakan soal Mister Loo Permak WC Danau Toba

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 19 Feb 2021 16:33 WIB
Keindahan yang dimiliki Danau Toba memang tak ada habisnya. Wisatawan pun bisa melihat pesonanya dari ketinggian 1479 mdpl di Menara Pandang Tele.
Ilustrasi Danau Toba/Foto: Elmy Tasya Khairally/detikcom
Jakarta -

Mister Loo ikut ambil bagian membereskan WC di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara. Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) pun buka suara menjelaskan keterlibatan perusahaan penyedia toilet asal Swiss itu.

Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo Manuhutu mengatakan pemerintah ingin memperbaiki kualitas toilet di kawasan pariwisata dan sangat terbuka untuk hal itu dilakukan oleh pihak manapun.

"Terkait Mister Loo, itu diajak bukan ditunjuk, jadi diajak investasi di Danau Toba. Kami ajak mereka berpartisipasi. Kita jelas terbuka untuk dorong perbaikan toilet umum oleh pihak lain," kata Odo dalam diskusi virtual bersama wartawan, Jumat (19/2/2021).

Sia menyebutkan Mister Loo sudah memiliki standar yang cukup baik untuk mengelola toilet. Dengan hadirnya penyedia toilet asal Swiss ini wisatawan diharapkan mendapatkan kualitas pelayanan maksimal dan prima.

Dia mengatakan pemerintah ingin toilet di kawasan wisata menjadi setara kualitasnya macam toilet di mal dan pusat perbelanjaan.

"Kenapa Mister Loo? Kebetulan saja ada Mister Loo dan dia ada standar tertentu, mari kita pakai aja yang terbaik. Setidaknya paling tidak wisatawan di kawasan pariwisata itu mendapatkan kualitas pelayanan maksimal dan prima," ujar Odo.

"Seperti di mal-mal kan ada standar tertentu yang diperoleh. Harapannya itu didapatkan di spot wisata juga," lanjutnya.

Odo kembali menegaskan, terlepas dari asing atau lokal, menurutnya pemerintah hanya ingin mendapatkan gambaran soal standar toilet yang baik. Maka dari itu, Mister Loo digandeng untuk memperbaiki kualitas toilet di Danau Toba.

Nantinya, apa yang dilakukan Mister Loo bisa dijadikan contoh dan direplikasi pada toilet-toilet di seluruh kawasan wisata di Indonesia.

"Jadi melihatnya lebih daripada untuk meningkatkan competitive index pariwisata kita dan memberikan pelayanan wisata terbaik. Terlepas internasional atau domestik. Kalau mungkin ada lebih baik dari luar ya dicontoh dan direplikasi," ujar Odo.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pengelolaan toilet di kawasan pariwisata super prioritas Danau Toba akan dilakukan oleh penyedia toilet internasional Mister Loo.

Hal itu diungkapkan Luhut dalam unggahan video di Instagramnya, @luhut.pandjaitan. Dia mengatakan kontrak pengelolaan toilet sudah dilakukan dengan Mister Loo.

"Ada 25 toilet yang baru dibangun di spot-spot turis di Danau Toba ini, dan ini CSR dari beberapa perusahaan. Kita kontrakkan ini dengan namanya Mister Loo, Mister Loo ini punya organisasi internasional ngurus WC," ujar Luhut dalam video yang diunggah dalam akun Instagramnya @luhut.pandjaitan, Minggu (14/2/2021).

(hal/hns)