Penghasilan TikTok dan Bagaimana Cara Hitung Pendapatannya

Lusiana Mustinda - detikFinance
Minggu, 21 Feb 2021 20:31 WIB
TikTok dan lebih dari 50 aplikasi buatan China dilarang secara permanen di India
Foto: BBC Magazine
Jakarta -

Penghasilan TikTok bisa didapatkan dengan mudah? Sempat dipandang sebelah mata, kini TikTok menjadi aplikasi dengan banyak pengguna terutama di Indonesia.

Namanya semakin melejit ketika banyak artis-artis tanah air yang ikut meramaikan TikTok. Penghasilan alias cuan yang didapat sebenarnya berasal dari terdorongnya keterlibatan brand (merek) yang nantinya berdampak pada bisnis.

Video TikTok diklaim dapat menjangkau audiens baru dan membangun serta mendorong afinitas brand. Sebenarnya TikTok merupakan platform yang diluncurkan oleh Bytedance di tahun 2016 lalu. Aplikasi ini kemudian mengalami banyak peningkatan dari jumlah pengguna.

Jika kamu memiliki banyak pengikut di TikTok, kamu bisa mencoba aplikasi TikTok Money Calculator yang digunakan untuk menghitung pendapatan dari TikTok.

Menghitung penghasilan TikTok dengan aplikasi:

1. Pertama-tama pengguna TikTok harus membuka laman https://likigram.com/tiktok-money-calculator/. Laman ini bisa kamu cek setelah kamu menjadi pengguna aktif dan sering mengunggah video dan mendapatkan banyak like.

2. Kedua, setelah membuka aplikasi TikTok Money Calculator, kamu perlu memasukkan user name atau nama akun pada kolom yang sudah disediakan. Klik enter atau tanda pencarian dan tunggu hasilnya.

3. Lalu, TikTok Money Calculator akan mengeluarkan data seperti jumlah subscriber dan video yang telah terposting. Ada juga perhitungan penghasilan maksimal dan minimal yang dapat diperoleh per konten.

Akan tetapi kamu juga perlu berhati-hati ya dengan penghasilan TikTok yang berasal dari TikTok Cash. Karena beberapa waktu lalu, TikTok sudah mengklarifikasi bahwa mereka tidak berhubungan dengan situs TikTok Cash dan menegaskan bahwa tidak terkait dengan situs web yang menggunakan nama serupa dan meminta uang dari pengguna.

Penghasilan TikTok dari TikTok Cash dinilai tidak realistis karena ada pembayaran keanggotaan untuk upgrade level yang dinilai sangat mencurigakan dan disebut sebagai investasi bodong dengan skema ponzi.



Simak Video "TikTok Cash Diblokir Kominfo!"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/pal)