Serba-Serbi Zakat Mal dan Cara Menghitungnya

Anastasia Anjani - detikFinance
Senin, 01 Mar 2021 16:22 WIB
Islamic concept: The holy Quran and Tasbih (rosary beads) on dark background
Foto: iStock/Serba-Serbi Zakat Mal dan Cara Menghitungnya
Jakarta -

Zakat mal adalah zakat yang dikenakan atas segala jenis harta. Baik yang dikeluarkan secara zat maupun substansi perolehannya tidak bertentangan dengan ketentuan agama.

Perintah untuk berzakat ditegaskan dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 43:

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرَّاكِعِيْنَ - ٤٣

"Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk." (QS Al Baqarah ayat 43).

Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 52 Tahun 2014 tentang Syarat dan Tata Cara Penghitungan Zakat Mal dan Zakat Fitrah serta Pendayagunaan Zakat untuk Usaha Produktif, disebutkan zakat mal meliputi:

a. Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya

b. Zakat uang dan surat berharga lainnya

c. Zakat perniagaan

d. Zakat pertanian, perkebunan, dan kehutanan

e. Zakat peternakan dan perikanan

f. Zakat pertambangan

g. Zakat perindustrian

h. Zakat pendapatan dan jasa

i. Zakat rikaz.


Tata cara perhitungan zakat mal berdasarkan peraturan yang sama dengan di atas yakni:

A. Zakat Emas

1. Zakat emas wajib dikenakan atas kepemilikan emas yang telat mencapai nisab 85 gram emas.

2. Kadar zakat atas emas sebesar 2,5 persen.

3. Dalam hal emas yang dimiliki muzaki melebihi nisab, zakat yang harus dibayar sebesar 2,5 persen dari emas yang dimiliki.

B. Zakat Perak


1. Zakat perak wajib dikenakan atas kepemilikan perak yang telah mencapai nisab 595 gram perak.

2. Kadar zakat atas perak sebesar 2,5%.

3. Dalam hal perak yang dimiliki muzaki melebihi nisab, zakat yang harus dibayar sebesar 2,5% dari perak yang dimiliki.


C. Zakat Logam Mulia

1. Zakat logam mulia lainnya wajib dikenakan atas kepemilikan logam mulia yang telah mencapai nisab 85 gram emas.

2. Kadar zakat atas logam mulia lainnya sebesar 2,5%.

3. Dalam hal logam mulia lainnya yang dimiliki muzaki melebihi nisab, zakat yang harus dibayar sebesar 2,5% dari logam mulia lainnya yang dimiliki.

Zakat emas, perak, dan logam mulia lainnya ditunaikan setelah mencapai haul dan dibayarkan melalui amil zakat resmi.

Muzaki yang memiliki emas, perak, dan logam mulia lainnya, perhitungan zakatnya disatukan dengan nisab senilai 85 gram emas.

D. Zakat Uang

1. Zakat uang wajib dikenakan atas kepemilikan uang yang telah mencapai nisab 85 gram emas.

2. Kadar zakat atas uang sebesar 2,5%.

3. Dalam hal uang yang dimiliki muzaki melebihi nisab, zakat yang harus dibayar sebesar 2,5% dari uang yang dimiliki.