Ternyata Ini yang Bikin Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Kamis, 04 Mar 2021 16:14 WIB
Dubes RI untuk Amerika Serikat, Muhammad Lutfi
M Lutfi, Menteri Perdagangan (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Pagi tadi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih mencintai produk lokal dalam negeri. Bahkan, Jokowi juga menggaungkan ajakan benci produk asing.

Menteri Perdagangan M Lutfi langsung memberikan klarifikasi terkait ajakan Jokowi tersebut. Ia mengakui, pernyataan Jokowi itu dilatarbelakangi oleh laporannya perihal keberadaan pelaku e-commerce atau toko online yang menjual produk crossborder alias barang lintas negara.

"Perlu diluruskan ada background yang menyertai pernyataan Pak Presiden. Laporan saya ke beliau tentang laporan praktik yang tak sesuai di perdagangan e-commerce. Praktik e-commerce yang mendunia, yang praktik ilegal perdagangan predatory pricing, jadi harga yang membunuh kompetisi," tutur dia dalam pernyataan Menteri Perdagangan yang disampaikan secara virtual, Kamis (4/3/2021).

Keberadaan pelaku e-commerce yang menjual produk asing lintas negara itu, kata Lutfi, mengancam eksistensi pelaku usaha di dalam negeri. Sebagai Mendag ia melaporkan hal tersebut ke Presiden Jokowi dua hari lalu agar mendapat perhatian serius.

"Saya ingin luruskan, ini laporan saya untuk meminta beliau buka raker perdagangan dua hari lalu, karena kita kehilangan UMKM karena masalah tersebut," tegas dia.

Sebelumnya juga sempat ramai tagar #SellerAsingBunuhUMKM di Twitter. Ini dipicu keberadaan seller asing yang dijuluki Mr Hu. Seller asing tersebut menjual produk yang didatangkan langsung dari luar negeri sehingga harganya lebih murah dari produk sejenis yang dijual seller lokal Indonesia.

Tonton video 'Jokowi Minta Brand Asing di Mal Digeser dari Lokasi Strategis, Ganti Produk Lokal':

[Gambas:Video 20detik]



(dna/ara)