Buset! Erick Thohir Dapat Laporan 159 BUMN Nyangkut Kasus Korupsi

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Jumat, 05 Mar 2021 17:48 WIB
Erick Thohir menggantikan posisi Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN periode 2019-2024. Proses sertijab jabatan itu pun digelar di Kantor Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri BUMN Erick Thohir bercerita mengenai awal kepemimpinannya di Kementerian BUMN. Erick mengatakan, saat awal memimpin mendapat laporan sebanyak 159 BUMN tersangkut kasus korupsi di mana 53 orang jadi tersangka.

Menurut Erick, hal itu karena tidak adanya ekosistem investasi yang sehat. Saat ini, ekosistem yang sehat itu menjadi salah satu prioritas Kementerian BUMN.

"Yang tak kalah penting nomor D, ini kenapa saya ingetin rekan-rekan BUMN, bayangin pertama kali menjabat dapat laporan 159 BUMN kena kasus korupsi, 53 tersangka karena apa, bukan menciptakan ekosistem investasi yang sehat tapi berdasarkan project base," kata ErickRapat Kerja Nasional HIPMI 2021, Jumat (5/3/2021).

Erick pun juga menjadikan kerja sama dalam salah satu pilar di BUMN.

"Yang selama ini dikritisi menara gading sekarang kita taruh ekosistem kerja sama tetapi sesuai dengan core bisnisnya BUMN tersebut dan partnership, supply chain harus sama-sama menguntungkan, ini jelas, selain ada teknologi dan lain-lain," terangnya.

Dengan demikian, Erick menekankan ekosistem mitra dan investasi menjadi prioritas BUMN.

"Jadi dua-duanya, ekosistem di atas bawah, ekosistem berpartner dan pembangunan investasi yang sehat melalui bisnis proses bukan project base," katanya.

Simak video 'KPK Bersama 27 BUMN Teken Kerja Sama Pemberantasan Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]



(acd/ara)