Gandeng General Motors, LG Msu Buka Pabrik Baterai EV di AS

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Selasa, 16 Mar 2021 16:23 WIB
Baterai mobil listrik buatan Dasep Ahmadi
Ilustrasi/Foto: Jhoni Hutapea
Jakarta -

Salah satu perusahaan raksasa asal Korea Selatan LG Chem sedang membahas pembangunan pabrik baterai electric vehicle (EV) alias mobil listrik dengan General Motors.

Dikutip dari Forbes, disebutkan melalui LG Energy Solution, divisi baterai milik LG Chem dan GM ini akan mengoperasikan pabrik skala besar.

Sebelumnya kedua perusahaan juga sudah membangun pabrik baterai di Ohio dengan kapasitas 35 gigawatt per hour dan biaya konstruksi diperkirakan US$ 2,3 juta.

Diskusi dengan pabrik otomotif terbesar di AS ini dilakukan setelah adanya pembahasan produsen mobil di AS yang akan membuat mobil listrik dengan model terbaru.

Analis Guidehouse Insight Sam Abuelsamid mengungkapkan hal ini merupakan peluang besar untuk kedua perusahaan. "Untuk menjalankan semua EV tersebut, mereka semua akan membutuhkan baterai," kata dia dikutip dari Forbes, Selasa (16/3/2021).

Memang LG sedang membidik pasar baterai mobil listrik skala besar di dunia. LG menjual baterai ke produsen mobil seperti Audi, Ford, GM, Porsche dan Volkswagen.

Sebelumnya LG dan GM telah bekerja sama sejak kendaraan baterai lithium-ion pertama yaitu Chevy Volt.

Analis Senior Lux Research Chris Robinson mengungkapkan LG bisa memperkuat posisinya di AS dengan perluasan pabrik ini. Memang perusahaan pembuat baterai listrik ini berupaya untuk mendekatkan pabrik baterai dengan pabrik mobil. Hal ini demi menghindar bahaya dan besarnya biaya distribusi.

"Ekspansi oleh LG ini menunjukkan keseriusan dalam penjualan kendaraan listrik dan rantai pasok," jelas dia.

Simak juga Video: Erick Thohir Minta 3 BUMN Bikin Baterai Mobil Listrik tahun 2023

[Gambas:Video 20detik]



(kil/eds)