Duh! Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Gagal Capai 5% di 2021

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 17 Mar 2021 13:26 WIB
Pemerintah berencana menghimpun anak-anak Indonesia ke dalam satu wadah. Wadah itu bernama Manajemen Talenta Nasional (MTN).
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membeberkan data bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa-bisa tak mencapai 5% di 2021. Ada dua skenario terkait pertumbuhan ekonomi RI pada tahun ini.

Skenario pertama, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya menyentuh 4,2% di 2021. Itu terjadi jika dari total sasaran penerima vaksin virus Corona (COVID-19), 39% di antaranya sudah divaksinasi pada September 2021.

"Kalau kita mulai September 2021, yang 39% tadi maka kira-kira (pertumbuhan ekonomi) 4,2%. Itu optimismenya tapi masih bisa di bawah 4,2% itu," kata Suharso dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Rabu (17/3/2021).

Namun, jika 39% sasaran sudah divaksinasi pada Juli maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2021 dapat mencapai 4,8%.

Vaksinasi terhadap 39% sasaran penerima vaksin itu diperkirakan mendorong percepatan mobilitas masyarakat. Hitung-hitungan di atas dilakukan bersama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

"Jadi dilakukan perhitungan apabila 39% dari 181,5 juta penduduk yang akan divaksin itu bisa dipercepat, maka setidaknya mobilitas itu mulai Juli akan menanjak. Tapi kalau hitung seperti apa yang kita lakukan hari ini, maka akan terjadi pada September 2021," sebutnya.

Bagaimana agar target 39% dari 181,5 juta penduduk dapat divaksinasi hingga Juli? kata Suharso caranya mempercepat proses penyuntikan vaksin menjadi lebih dari 1 juta orang per hari.

"Kita berharap bisa 1 juta lebih per hari. Dan ini mudah-mudahan bisa tercapai Juli, maka akan terjadi perubahan yang baik dalam mobilisasi penduduk," tambahnya.

Lihat Video "Buka Rakernas Kemendag, Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi Harus Capai Kurang Lebih 5%":

[Gambas:Video 20detik]



(toy/ara)