Tunggu Kebijakan Mudik, KAI Belum Jual Tiket Khusus Lebaran

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 19 Mar 2021 12:13 WIB
Penumpang membeli tiket Kereta Api Luar Biasa (KLB) jurusan Bandung - Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/5/2020). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengoperasikan enam perjalanan KLB pada 12-31 Mei 2020 dan masyarakat yang diperbolehkan menggunakan KLB hanya yang memenuhi syarat diantaranya pekerja di penanganan COVID-19, pertahanan, keamanan, kesehatan, kebutuhan dasar, fungsi ekonomi penting, perjalanan darurat pasien atau orang yang memiliki keluarga inti sakit keras atau meninggal dan repatriasi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Foto: ANTARA FOTO/M Agung Rajasa
Jakarta -

Mudik Lebaran 2021 kemungkinan tidak akan dilarang. Saat ini PT KAI (Persero) masih menunggu kepastian dari pemerintah, apakah mudik benar-benar akan diperbolehkan.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan pihaknya belum menyiapkan alokasi tiket di musim Lebaran untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.

"Saat ini untuk penjualan tiket Lebaran belum. Jadi tentu kita akan lihat dulu seperti apa kebijakannya. Kita akan lakukan evaluasi-evaluasi atau langkah-langkah yang memberi kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat," ujar Joni kepada awak media di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (19/3/2021).

Meski begitu dia mengaku pihaknya akan tunduk pada apapun kebijakan pemerintah soal mudik Lebaran 2021. Baik dilarang maupun diperbolehkan.

Jika diperbolehkan pihaknya akan langsung melakukan kesiapan sarana prasarana hingga sumber daya manusia untuk meningkatkan layanan di musim mudik.

"Misalnya mudik diperbolehkan, tentu kita akan menyiapkan segala sesuatunya, mulai dari sarana, prasarana, operasional, layanan, dan sumber daya manusianya. Termasuk juga tentu penegakan protokol kesehatan," kata Joni.

Selanjutnya
Halaman
1 2